Suami Perkasa
“Aduh, maaf ya, Mbak. Saya nggak maksud—”
Mariana memasang senyum manis tapi pedas. “Nggak apa-apa, Mbak Maya. Saya cuma pengen nanya, kalau nanti saya hamil, kira-kira bisa nggak lahiran di bidan lain aja? Soalnya aku nggak yakin bisa ngangkang di depan mantannya suami.”
Edgar hampir tersedak ludahnya sendiri. “Sayang… jangan gitu. Maya profesional. Dia bidan, bukan penggoda.”