Hati yang Kau Sakiti
"Aku takut, aku takut aku sudah merusakmu. Aku takut aku sudah membuatmu terluka lebih dalam dari apa yang terlihat."
Kiran terdiam, lalu mengulurkan tangannya, menangkup wajah Arga. "Kamu tidak merusakku. Aku di sini. Aku masih baik-baik saja."
Arga menghela napas panjang, merasakan beban di dadanya sedikit terangkat mendengar kata-kata Kiran. Ia memejamkan mata sejenak, membiarkan sentuhan lembut tangan Kiran menghapus sedikit rasa bersalah yang menghantuinya. Kemudian, dengan perlahan, Arga mendekatkan wajahnya, mengecup dengan lembut bekas gigitannya sendiri di leher Kiran.