Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Setidaknya balaslah dengan perasaan yang tulus, keluh Alfred. “Maaf, saya dan Melody harus pergi. Kami masih harus melakukan fitting baju pengantin setelah ini,” ujar Langit pamit pada Alexandra. “Iya, maaf merepotkan kalian,” jawab Alexandra begitu ramah karena melihat Langit begitu memperhatikan Melody. “Tidak merepotkan,” ujar Langit tersenyum. “Kami pamit, ya, Tan,” kata Melody memeluk Alexandra, “cepat sembuh, Al. Aku pulang dulu.”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as lirik sholawat antal amin
Read
+Library
INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

Aminah menarik napas panjang mengatur deburan di dada yang seakan hendak meledak sebelum melanjutkan, “Bukan Intan yang mengejar Dharma. Dharma yang sukarela membantu Intan. Ingat ini baik-baik jangan sampai terbalik-balik.” Kedua tangan Aminah mengepal di samping tubuhnya. Jika tidak mengingat ini adalah tempat umum rasanya sudah sangat ingin ia mencakar-cakar ketiga wajah angkuh di depannya yang dengan sangat terang-terangan menatap jengah ke arahnya. Keinginan awal untuk belanja di sini sudah hilang dan ia berencana untuk meluruskan hal ini dengan Bu Lurah supaya tidak ada lagi fitnah-fitnah yang tertuju pada Intan yang sejatinya merupakan keponakannya sendiri.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as lirik sholawat antal amin
Read
+Library
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Zahira menutup pintu kamar perlahan, tatapan Fajar tadi seakan meyakinkan hatinya jika suaminya itu tahu norma agama. Setelah memakai cream malam Zahira membaringkan tubuhnya di atas kasur, matanya sulit terpejam. Suara manja Akila membuatnya ingin muntah, dia lalu menutup telinganya dengan headset lalu memutar sholawat pengantar tidur.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as lirik sholawat antal amin
Read
+Library
Lika-liku Cinta Terlarang

Lika-liku Cinta Terlarang

Balas Narti. “Laiya makanya kamu buruan ngomong, jangan menggantung diriku begini, Nar. Nggak enak rasanya.” Keluh Anto sok bersikap romantis, padahal dia mendengar kalimat itu dari lirik lagu yang diputar Amina dalam mobil.
1033.1K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as lirik sholawat antal amin
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status