TEMAN HIDUP
Uwak terkekeh, "Alhamdulillah, hadiah ulang tahun katanya."
Adia memandang uwak dan suaminya yang masih tetap mesra meski usia sudah beranjak senja. Keduanya bergandengan tangan, sesekali saling melemparkan tatapan dan tersenyum. Adia jadi berpikir, bisa nggak ya seperti itu bersama Hanif? Tetap berpegangan tangan sampai tua, saling mencintai, menikmati petang bersama semburat jingga, menyesap teh di beranda.
Hot Chapters