Mati Untuk Hidup
"Aku nggak berjuang saat mereka menekanku. Aku terus mengalah dan berkompromi, terlalu lembut pada orang yang menyakitiku. Aku begitu bodoh."
"Baiklah, kalau ada kehidupan setelah ini, apa yang kamu inginkan?"
"Aku ingin di kehidupan selanjutnya, aku hidup tanpa beban, bersih dan bebas. Benar-benar hidup untuk diriku sendiri."
Tuhan berbisik lembut, "Semoga di kehidupanmu yang akan datang, kamu bisa lebih egois."
Dengan cepat, masa lalu itu berputar di depan mataku seperti sebuah film. Aku sekilas menyaksikan seluruh hidupku, dan setelah putaran terakhir, semua gambar-gambar itu lenyap begitu saja.
Bab Populer