From Contract To Jannah
"Tapi, kenapa ibu selalu berpikir positif? Ibu tidak merasa seperti mengkhianati cinta ayah dengan menikah lagi?"
Ibu Faridah terdiam. Pertanyaan itu tak pernah terpikirkan akan keluar dari mulut anak perempuannya.
"Farah... hidup, jodoh, mati, dan takdir semuanya ada di tangan Tuhan. Kita harus menerima semuanya sebagai hamba-Nya."
Farah kembali menggigit bibir. Banyak pertanyaan yang ingin ia lontarkan, namun kedatangan Hajjah Semah, tetangga mereka yang baru pulang dari pasar, memotong pembicaraan itu.
Hot Chapters