Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Jawab alina pada Nasya. Setelah beberapa lama dalam perjalanan akhirnya Alina Nasya dan juga Aisyah tiba di sebuah tempat wisata yang cukup khas di daerah Bandung yaitu Ciwidey di mana banyak sekali tempat untuk memetik strawberry secara langsung membuat Aisyah pasti akan merasa senang. "Wah, tempatnya sejuk sekali Bu pasti enak." Sahut Aisyah yang begitu semangat setibanya di tempat wisata itu.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as lukisan candi
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Ia menggenggam kuasnya erat-erat sebagai pelampiasan. "Siapa bilang aku kesulitan? Aku hanya sedang memikirkan bentuk teratai yang paling sempurna. Aku melukis dengan jiwa, tidak sembarangan gores seperti orang yang hanya ingin cepat selesai!" ketus Candrani. Isvara mengangguk-angguk, memasang wajah polos yang menyebalkan. "Oh, begitu... Baiklah, kau berlama-lama saja dengan terataimu itu. Aku mau menambahkan kolam dan awan."
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 532 Times as lukisan candi
Read
+Library
Sabtu Malam Lisa

Sabtu Malam Lisa

03.20 p.m. (Pukul 15.20) LISA Keramahannya tak akan berarti apapun bagi Kris. Kini Lisa lebih memilih untuk menikmati dirinya sendiri. Langkahnya jadi diperlambat, sambil disebar pandangannya ke kiri dan ke kanan. Disusuri oleh pandangannya itu hamparan tembok kayu yang penuh dengan lukisan-lukisan yang bergantung berjejer. Lukisan yang bagus, tapi tak cukup unik untuk membuat Lisa mematung dan menggeser-geser bingkai kacamata di pangkal hidungnya—sebuah kebiasaan yang selalu muncul saat ia asik mengamati sesuatu yang menurutnya tidak biasa. Ada lukisan pemandangan, tampaknya lingkungan sekitar desa, tapi ada juga pemandangan-pemandangan dengan kincir angin raksasa, padang-padang tulip dan l
103.8K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as lukisan candi
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“Aku takkan lama-lama.” “Eh, kok begitu? Ternyata memang marah, ya?” Aku tidak menjawab lagi, sudah berkeliling ke sisi kanan candi. Relief yang ada juga cuma gambar acak tentang pertempuran. Aku mendongak, melihat bentuk candi dari dekat. Benar-benar hanya candi umum. Bahkan di sela-sela bebatuan ini ada sedikit lumut. Pelataran luar di bagian tengah juga tidak terlalu besar. Kupikir akan ada hal aneh yang bisa terlihat kalau dari dekat.
1018.8K viewsOngoingAdded to Library 469 Times as lukisan candi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status