Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

Aku tak paham maksud ucapan mama. "Mama jangan asal kalau bicara. Sania pasti kembali. Dia sedang pergi sebentar." "Yakin dia pergi sebentar?" tanya Mama dengan pandangan tajam ke arahku. Seketika aku merasa ada sesuatu yang telah terjadi tanpa aku ketahui. "Apa yang telah terjadi sebenarnya?" tanyaku cepat.
1028.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 814 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Pembantu Baruku Ternyata ....

Pembantu Baruku Ternyata ....

Ia tidak mengatakan apa yang Kak Nada inginkan. "Katakan, Ma ... jangan diam saja. Tolong bilang kalau Mama hanya bercanda. Mama mengatakan itu karena Mama sedang marah padaku, kan? Mama sedang emosi, Ma." Kak Nada menenggelamkan kepalanya di pangkuan Mama. "Pergi." Mama berucap dengan dingin. "Katakan dulu, kalau apa yang aku dengar tadi salah, Ma. Katakan kalau aku anak Mama," pinta Kak Nada.
17.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Mute Husband (BAHASA INDONESIA)

Mute Husband (BAHASA INDONESIA)

"Papa? Mama? kakk jungmo bilang apa sih?" Mama mendekat dan membisikan gue sesuatu yang bikin gue makin merinding.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN UNTUK SUAMI TIDAK TAHU DIRI

PEMBALASAN UNTUK SUAMI TIDAK TAHU DIRI

tanya Mama penasaran. “Bima.” “Haa? Bima? Bima yang pernah ke rumah ini?” tanya Mama terkejut. “Iya.” “Tapi, kemarin Mama kaya lihat dia di—” Bersambung Ayo, ada yang tahu apa yang mau diucapkan oleh Mamanya Wulan?
23.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 938 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Telingaku nggak salah dengar kan? “Papa mau ngomong apa, Ma?” tanyaku. “Temui aja, nanti kamu juga akan tahu sendiri,” Jawab Mama ketus. Ya, nada suaranya masih ketus. Tak apalah, yang penting Mama udah mau bicara denganku lagi. Nanti lama-lama juga akan kembali kayak dulu. Akan biasa lagi.
1040.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

“Gila!” “Bukan hanya kamu yang bilang begitu. Semua orang juga sama. Mengatakanku gila. Namun, buktinya sampai sekarang aku sehat. Baik-baik saja!” Mama tersenyum puas. Di wajahnya tak terlihat rasa tersinggung sedikit pun.
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Anak Dosenku

Ibu Susu Anak Dosenku

Ketika Baby Dam memakai pakaian sambil memanggil-manggilnya dengan sebutan 'Mama', seorang pun tiba-tiba datang dan berkata. "Menang banyak ya, ngajarin Bocil manggil kamu Mama?" Lela mengeryit tidak mengerti dengan sindiran Dena. "Maksud Nona apa?" tanya Lela. "Iya, nggak mungkin kan bayi bisa manggil seseorang dengan sebutan Mama, kalau nggak diajarin." Sebenarnya Lela ingin marah, tetapi ia sedang lelah jadi ia tidak menggubris Dena.
9.9106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Usai Bercerai

Usai Bercerai

"Kenapa enggak bilang ke aku aja, Ma? Mama takut aku enggak bilang sama Arfan? Mama lupa kalau aku istri Arfan? Aku juga menantu Mama!" Bu Fania menghela napas panjang. Selalu membutuhkan kesabaran lebih saat berbicara dengan Meira. "Ya udah, bilangin Arfan, habis ini suruh langsung ke rumah Mama! Ada yang mau Mama sama Papa bicarakan." "Cuma Arfan atau sama aku dan menantu Mama yang anak babu itu?" "Mei! Jaga bicara kamu!" "Emang yang aku omongin salah, Ma? Bukannya dulu Mama yang selalu bilang gitu?"
9.5151.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Neraka untuk Adik Madu

Neraka untuk Adik Madu

ucapku kembali menenangkan Mama. "Kamu harus janji sama Mama, jangan sampai para germ* itu bertindak," ucap Mama dengan tatapan tajam. "Iya, Ma...." Mama memutar tubuhnya setelah ia merespon ucapanku dengan memberikan anggukan. Namun baru berjalan beberapa meter, langkah itu terhenti sedetik kemudian tubuhnya kembali memutar. "Setelah ini jangan bahas apapun soal itu. Ada Papa di rumah."
1030.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 798 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status