Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Cinta Waitress

Terjebak Cinta Waitress

ucap Mama marah. " Sayang, dengarkan Mama, mulai sekarang kau anakku dan dia menantuku. Jadi janganlah kau sungkan-sungkan untuk berkeluh kesah pada Mama. Jika dia melakukan hal-hal yang tak menyenangkan kau boleh mengadukannya pada Mama Papa, akan kupukul dia untukmu," ucap Mama menyindir Rafin. " Jangan berkata seperti itu Ma, aku ada urusan penting yang tak dapat ku tinggalkan. Lagipula aku tak menyangka jika Mila akan sakit seperti ini," ujar Rafin mencoba untuk membela diri.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

Kalau sudah gitu, kadang dia bisa joget aneh-aneh. "Mama belum ada ngabarin kamu?" Pertanyaan balik Aya membuatku menghentikan sikatan. "Enggak. Mama kenapa?" Mungkin suaraku terdengar samar. Ah, kumur dulu baru bicara lagi. "Belum tau. Tadi katanya sih enggak enak badan aja." Enggak enak badan kata Mama, berarti lebih berat dari itu. Ibu mana sih yang mau jelasin kesulitan terberatnya ke anak?
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Primadona

Cinta Sang Primadona

Ketiganya langsung berlarian dan memeluk mamanya itu seraya berteriak, "Mama pulang!" Langsung saja ketiganya memeluk sang mama yang segera melebarkan kedua lengannya itu untuk memeluk ketiga buah hatinya. "Waduh, sayangnya mama kangen ya? Kan baru aja bentar mama tinggalin." "Ia ma rasanya lamaaaaa... Banget mama perginya" ucap Bilal sambil sambil tersenyum senang. "Sudah selesai Mira urusannya?" tanya bude Ratna.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

“Mama nggak senang?” “Senang.” “Terus, kok suaranya pelan gitu?” “Mama nggak mungkin pakai toa kan?” ”Ya nggak gitu juga, Ma. Tapi Mama nggak mau bilang sesuatu untuk Qey? Mama nggak mau kasih nasihat atau ucapan?”
920.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
SENTUH AKU BANG! BERI AKU NAFKAH BATHIN!

SENTUH AKU BANG! BERI AKU NAFKAH BATHIN!

tanya Mama. “Sudah Ma. Maya sudah w* Bang Kay.” aku meyakinkan Mama. “Diizinkan?” tanya Mama. “Belum di balas. Mungkin Bang Kay lagi sibuk Ma.” aku membuat alasan. “Itu namanya bukan minta izin sayang. Itu namanya ngasih tau.”Mama mulai berceramah.
1012.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
ISTRI YANG KUCAMPAKKAN TERNYATA WANITA SUKSES

ISTRI YANG KUCAMPAKKAN TERNYATA WANITA SUKSES

Aku berniat akan memberikan surprise di hari ulang tahunnya. Bilqis meminta untuk aku memeluknya, ia sudah bisa berbicara tapi kadang suka sulit mengungkapkannya. Biarkan saja, yang penting anakku tumbuh sehat wal'afiat. "Bilqis kangen ya sama Bunda," aku menciuminya lembut. "Kamu mandi dulu gih, biar Bilqis mama saja yang menjaga." ujar Mama memerintahiku.
9.5137.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

Sengsaranya Perjuangan Mengincar Warisan Mertua

"Kata mama, cuma ada satu mama dan gak boleh ada yang laen. Kalau untuk istri papa yang baru, panggil mbok atau bibi." Aseeeemm.... Cemburu sih cemburu, tapi jangan gitu juga dong, Bambaaaang. Ngajarin yang gak bener ke anak-anak nih si Nini Pelet. "Hihihi... Gak apa-apa gak dipanggil mama. Tapi jangan mbok atau bibi. Panggil... Mmm... Mami aja ya. Mau ya?" Mereka mengangguk. Good. Sekalian aku pilih panggilan yang meninggikan gengsi. "Ya udah, Mami buatin sirup buat kalian." Aku melenggang ke dapur.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Pernah Menyesal Menikah

Pernah Menyesal Menikah

Maklumin aja, dia pulang juga pengen istirahat. Malam lainnya. 'Kamu ngadu apa sama Mama, Ta?' 'Apaan?' 'Mama bilang aku nggak pernah bantuin kamu. Mama bilang aku nggak pernah ajak ngobrol kamu di rumah. Jangan kayak anak kecil yang dikit-dikit ngadu sama Mama, Ta. Kita udah rumah tangga, emang nggak bisa kamu ngomong langsung sama aku aja?'
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
Menantu Bintang Lima

Menantu Bintang Lima

Halo, adakah yang seberuntung diriku di dunia fana ini? "Mirah, aduh, Mama khawatir banget sama kalian!" ungkap Mama dengan nada suara seperti orang yang hampir tersambar petir. Beliau baru saja menelepon dan aku, jujur, terpaksa mengangkatnya. Bukan apa-apa, kasihan juga kalau Mama stressed memikirkan kami. "Kalian di mana sekarang, kata Bibi kamu ajak cucu-cucu kesayangan Mama ke Bali, ya? Aduh, Mirah, terus kamu sama siapa di sana? Siapa yang bantu-bantu kamu ngurus Tulip- Olive?"
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai mama bilang
Baca
+Pustaka
KARMA

KARMA

Suamiku tetap sama seperti 20 tahun yang lalu…. "Ma, Mama tadi mau ngomong apa?" tanya Dila. "Kasih tahu nggak ya, hum … kasih tahu deh." "Ish, Mama! Jangan bikin aku penasaran!" ucap Dila. "Dengerin baik-baik, Mama ngomong ya." Dila mengangguk.
9.7204.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai mama bilang
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Widya Vitaloka
Thor cerita ny jangan dbelit belitkan pake ada art baru lagi, mau cerita nya yg indah indah saja ya Thor biar cepat tamat nya. udah 1 tahun lebih Lo novel ni gak kelar. dari saya lahiran mpe umur anak saya 1 tahun. jangan tambah di lamain ya Thor, di habisin cepet aj cerita ny, indah hidup bahagiaaa
Yen Lamour
Ceritanya bagus, setiap perbuatan pasti akan ada balasannya, semangat terus ya kak thor ^^ izin numpang promo ya, ada yg suka mafia romance? Yuk mampir juga ke tempatku. Siapa tahu ada yg suka. Terima kasih ya kak thor & kakak semuanya ^_^
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status