Rawon Daging Ayah Mertua
jawab si jalang baru, mainan suamiku itu.
"Tidak usahlah kau pikirkan dia, biar itu menjadi urusanku. Lagi pula kau tak usah khawatir, dia itu hanya wanita kumuh yang tidak tahu arti nikmatnya hidup. Kau bisa memanfaatkan dia untuk membantu segala pekerjaan di rumah nantinya," sahut suamiku seenaknya.
Kurang ajar sekali dia, belum tuntas semua rasa sakit ini, sekarang kau bahkan sudah menambahkannya dengan yang baru, mari kita lihat saja bang apa yang bisa kulakukan sekarang.