MENANTU AMBURADUL
Tak kulihat mama ataupun papa menyambut kedatangan kami.
“Pada kemana Mbak? Kok, sepi?” tanyaku pada Mbak Lilis.
“Lagi pada ke Rumah Sakit, Neng," jawabnya.
“Loh, siapa yang sakit? Kenapa enggak kabarin kami, Mbak?” protesku kesal.
“Yang sakit Mama, tensinya tinggi, Neng?" jelas Mbak Lilis.
“Astaghfirulah.... Mama. Kumat lagi ya? Ya sudah kami akan menunggu sampai mereka pulang saja ya, Mbak.”