Dear Mantan
Dengan musik yang terus bergema, menyaksikan orang yang hilir-mudik.
"Sembarangan!" Alya melempar Ika, dengan tisue. Wanita itu sempat berkelit, dan tertawa keras tanpa merasa malu.
"Cinta itu, terkadang selalu menorehkan luka. Aku berduka, karena kisahmu yang belum menemukan pangeran sesungguhnya Al." Alay, itu salah satu sifat Ika.
Mereka berbicara. Tidak sadar dengan sepasang mata, yang terus menatap mereka secara bergantian.
Bab Populer