Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sangkar Kupu-kupu

Sangkar Kupu-kupu

Pintaku “iya sabar ya Mbak, ini lagi macet banget, kalau pas ke arah studio sih nggak macet.” “ya maksud aku, kan kalo naik motor bisa salip salip gitu.” “oooo ngono…hehehhe iya siap mbak.”
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 124 Beses bilang makanya
Read
+Library
Manjakan Aku, Kak!

Manjakan Aku, Kak!

Dadanya naik turun perlahan, berusaha menahan seluruh emosi yang sudah menggelegak hingga hampir meledak. "Selina dengar! Di dapur ada mesin kopi. Selama tujuh tahun Clara selalu membuatkanku dari biji kopi robusta gilingan sendiri!" Setelah membuang napas kasar, Sandy berbalik dan menatap pada Selina. Sorot matanya dingin, penuh peringatan, membuat senyum Selina perlahan menghilang.
10258 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang makanya
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

"Aku mau izin keluar, ingin berbelanja ke supermaket," ucap Mawar setelah kami sudah selesai sarapan pagi. Aku melap mulutku menggunakan tisu yang selalu tersedia dimeja makan. Setelah itu mengeluarkan dompet di balik jasku lalu mengambil Black card dari sekian banyak kartu yang berada disana, memberikannya kepada Mawar. Selama ini memang aku menyuruh sekretarisku yang memenuhi kebutuhan Mawar, selama aku berada di Norwegia.
106.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 240 Beses bilang makanya
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

POV LIVIA Setelah menerima pesanan makanan itu aku hendak ke kamar. “Kak Livia!” Aku menoleh. Rupanya itu adalah Sekar, adik ipar ku. “Iya? Kamu mau makan dengan ku? Nih tadi aku beli ayam bakar dua kotak. Apakah kamu mau?” “Mau, Kak.” Aku pun mengajak adik ipar ku untuk makan bersama di meja makan. Ku lihat cukup lahan makan.
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 50 Beses bilang makanya
Read
+Library
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

Ericka tampak seperti monster yang menginginkan balas dendam. Dia meraih sebuah botol berisi cairan di sampingnya, menggenggamnya erat, matanya terbakar dengan amarah. "Kamu lihat ini cairan apa kan?" Ericka berkata dengan senyum sinis, mengangkat botol itu tinggi-tinggi. "Kalau cairan ini aku tumpahkan ke wajahmu, wajahmu bakal melepuh, dan menyesal seumur hidup!" Dia mengguncang-guncang botol itu, matanya semakin tajam.
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 52 Beses bilang makanya
Read
+Library
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

Wajahnya terlihat lelah, pipinya pun tampak memerah. “Kak Killian lagi mabuk?” tanya Aria langsung. “Enggak.” Tapi ekspresinya kayak orang abis minum, batin Aria sangat yakin dengan pendapatnya itu. “Cuma minum dikit.” Killian membalas tatapan Aria. “Gue nggak mabuk.” “Ohh!” Aria mengangguk, walaupun dia tidak begitu tahu apa bedanya, karena keduanya sama-sama memiliki arti mabuk. “Aku bikinin teh madu ya, Kak?”
1015.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 361 Beses bilang makanya
Read
+Library
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

celetuk Laiba mengikuti pandangan Makky. Makky tidak menjawab tapi malah mengambil sesuatu dari saku jas dalamnya dan menyerahkannya kepada padanya, Laiba menerima botol kecil berukuran 180 ml yang nampak asing tetapi ketika aroma harum terhirup olehnya itu cukup familiar, botol itu bukanlah parfum melainkan sebuah sampo yang pernah mereka bicarakan ketika mereka melihat sebuah pertunjukan di Jogjakarta beberapa waktu yang lalu.
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 47 Beses bilang makanya
Read
+Library
Maduku Tak Tahu Aku Kaya

Maduku Tak Tahu Aku Kaya

Maduku Tak Tahu Aku Kaya Part 8 ** Anisa menungguku di depan rumah makan yang telah diberikan Mak Nining padaku ketika aku turun dari taksi online yang membawaku kemari. Senyum hangat Anisa berikan ketika aku mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengannya. Sepertinya ia adalah seorang yang sangat baik dan juga pandai. "Mari, Bu. Saya antarkan keliling dulu," ucap Anisa canggung.
7125.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.3K Beses bilang makanya
Read
+Library
Wagiman

Wagiman

ucap Kina tersipu malu. “Emang gak boleh kalau hanya modal satu aja?” tanyaku dengan serius. “Heheheh.. boleh sih,” jawab Kina dengan malu-malu. “Terimakasih ya sayang,” seruku ke Kina. “Hahhh.. sayang?” tanya Kina sedikit bingung. “Kenapa?,” tanyaku dengan tegas. “Heheheh.. iya gak papa,” jawab Kina masih dengan salah tingkah.
9.29.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 276 Beses bilang makanya
Read
+Library
Bukan Milkku

Bukan Milkku

Potong Dewa Sana menatap Dewa bingung. "Ma ... Maksud gua. Mama sama Papakan jarang main bareng kayak gitu, jadi jangan di ganggu. Kalau mau main bareng sama gua aja." Jelas Dewa, lalu dia berdehem. Sana mengangguk saja, meskipun merasa ada yang janggal. "Kak ayo jalan. Takut telat nih gua."
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang makanya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status