Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAWAR

MAWAR

"Aku mau izin keluar, ingin berbelanja ke supermaket," ucap Mawar setelah kami sudah selesai sarapan pagi. Aku melap mulutku menggunakan tisu yang selalu tersedia dimeja makan. Setelah itu mengeluarkan dompet di balik jasku lalu mengambil Black card dari sekian banyak kartu yang berada disana, memberikannya kepada Mawar. Selama ini memang aku menyuruh sekretarisku yang memenuhi kebutuhan Mawar, selama aku berada di Norwegia.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
MAAF

MAAF

Selembut JENANG Semanis GULA I love you, Pembacaku sayang .... ***
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Luka Perselingkuhan
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

POV LIVIA Setelah menerima pesanan makanan itu aku hendak ke kamar. “Kak Livia!” Aku menoleh. Rupanya itu adalah Sekar, adik ipar ku. “Iya? Kamu mau makan dengan ku? Nih tadi aku beli ayam bakar dua kotak. Apakah kamu mau?” “Mau, Kak.” Aku pun mengajak adik ipar ku untuk makan bersama di meja makan. Ku lihat cukup lahan makan.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

Ericka tampak seperti monster yang menginginkan balas dendam. Dia meraih sebuah botol berisi cairan di sampingnya, menggenggamnya erat, matanya terbakar dengan amarah. "Kamu lihat ini cairan apa kan?" Ericka berkata dengan senyum sinis, mengangkat botol itu tinggi-tinggi. "Kalau cairan ini aku tumpahkan ke wajahmu, wajahmu bakal melepuh, dan menyesal seumur hidup!" Dia mengguncang-guncang botol itu, matanya semakin tajam.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Enak Banget, Kak!

Enak Banget, Kak!

Wajahnya terlihat lelah, pipinya pun tampak memerah. “Kak Killian lagi mabuk?” tanya Aria langsung. “Enggak.” Tapi ekspresinya kayak orang abis minum, batin Aria sangat yakin dengan pendapatnya itu. “Cuma minum dikit.” Killian membalas tatapan Aria. “Gue nggak mabuk.” “Ohh!” Aria mengangguk, walaupun dia tidak begitu tahu apa bedanya, karena keduanya sama-sama memiliki arti mabuk. “Aku bikinin teh madu ya, Kak?”
1014.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

celetuk Laiba mengikuti pandangan Makky. Makky tidak menjawab tapi malah mengambil sesuatu dari saku jas dalamnya dan menyerahkannya kepada padanya, Laiba menerima botol kecil berukuran 180 ml yang nampak asing tetapi ketika aroma harum terhirup olehnya itu cukup familiar, botol itu bukanlah parfum melainkan sebuah sampo yang pernah mereka bicarakan ketika mereka melihat sebuah pertunjukan di Jogjakarta beberapa waktu yang lalu.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Suami Perkasa

Suami Perkasa

Balasan Carlos langsung masuk, “Iya dong. Aku penasaran, pria lokal kamu itu sanggup nggak sih terusin ‘jalan’ yang udah aku buka? Atau cuma bisa jalan kaki doang?” Sukma ketawa kecil, “Haha, kamu nih, sok jagoan. Kalau aku puas? Ya jelas dong. Pria lokal aku itu gak cuma jago jalan, tapi juga jago bikin aku lupa sama masa lalu.” Carlos bales, “Lupa masa lalu? Itu sih gampang, yang susah itu bikin kamu lupa kamu pernah ‘mainan’ Black Mamba.” Sukma lempar emoji senyum nakal, “Mainan? iya itu black mamba beracun."
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai makanya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status