Shirea
"Saya juga akan menjadi utusan setia anda."
"Namaku Sharon, anda pasti sudah mengenalku karena kita sering bertemu setiap anda sakit dan terluka. Saya akan merawat anda sekaligus menjadi pelayan wanita anda." Gadis bercadar yang kutahu itu adalah Lavina, terlihat seperti sedang tersenyum di balik cadarnya.
"Kalau begitu saya pamit, untuk menyiapkan makan malam," ujar Zein.
Hot Chapters