Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melinda

Melinda

Melinda merasa, kehidupan sederhana yang selama ini yang dia jalani baik bersama almarhum kedua orang tuanya atau almarhum tantenya adalah sesuatu yang membuatnya bahagia, dan dia tidak pernah berpikir atau memimpikan untuk menjadi seorang Milioner. "Kamu tenang saja sayang, tidak usah panik atau ragu, soal profesional di sini ada Pak Herman mantan ajudan kakekmu. Beliau pasti berkenan membantu dan membimbingmu menjadi seorang CEO yang berwibawa seperti di masa kakekmu dahulu." Ryan coba menenangkan hati istrinya, karena ia tahu ada rasa kurang percaya diri Melinda saat ini untuk menjadi seorang CEO perusahaan besar.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as helen huang
Read
+Library
Elena

Elena

"Hari ini aku selesaikan laporan keuangan,trus follow up berkas nasabah yang datang kemarin bersama istrinya." "Ah, mudah-mudahan hari ini semua pekerjaanku berjalan lancar dan tidak ada halangan.Amin." Elena bekerja di salah satu Bank swasta di kota Bandung. Ia perempuan yang mandiri ,cerdas dan disiplin. Tak heran, ia lumayan sukses dari pekerjaannya yang sudah digelutinya selama 5 tahun. Ia tinggal di kos-kosan yang cukup mewah dan punya mobil sebagai kendaraan pribadinya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as helen huang
Read
+Library
My Lovely Bodyguard

My Lovely Bodyguard

Dia menunjukkan gambar sesosok perempuan berparas cantik pada Earlene yang berada di kursi seberang. "Ini Laurencia Huang. Dia putri kedua Donnel Huang dan Jolene, sahabat saya. Kami sudah mengatur perjodohan Laurencia dengan Chyou," terang Gretta yang menyebabkan Earlene terkesiap. "Ehm, dia cantik," tutur Earlene setelah rasa terkejutnya lenyap. "Ya, sekaligus cerdas. Dia dokter spesialis kandungan." Earlene mengangguk. "Saya paham."
105.2K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as helen huang
Read
+Library
SUSAN

SUSAN

Sidney segera menemukan kartu identitas karyawan dengan Foto wanita muda yang sangat cantik dan nama yang di cetak tebal. Susan Havana Sofyan. "Namanya Susan," pikir Sidney dengan seringai dingin karena menurutnya wanita cantik suka merepotkan pria, karena mereka berpikir bisa mendapatkan segalanya. Itulah kenapa Sidney tidak suka terlalu melibatkan diri dengan wanita, takpeduli secantik apapun wanita-wanita yang pernah bersamanya, mereka tetap hanyalah media kesenangan semata dan Sidney tak pernah peduli.
1070.4K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as helen huang
Read
+Library
HYANG YUDA

HYANG YUDA

Hyang Yuda kemudian pergi menggunakan Gaganacara miliknya dan langsung menuju ke ruang kerja Hyang Tarangga. Ruang kerja Hyang Tarangga adalah ruangan yang berisi banyak buku – buku yang berkaitan dengan takdir kehidupan manusia dan makhluk yang tinggal di Janaloka baik yang hidup maupun yang telah mati. Ruang kerja Hyang Tarangga sudah seperti perpustakaan besar yang berisi informasi dari seluruh makhluk di Janaloka. Selain banyak buku yang tersimpan di dalamnya, ruang kerja Hyang Tarangga berisi meja kerja Hyang Tarangga, sebuah kursi besar yang digunakan Hyang Tarangga untuk menerima tamu dan sebuah altar yang berada tepat di tengah – tengah ruangannya. Altar itu berfungsi sebagai tempat
104.5K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as helen huang
Read
+Library
Alice

Alice

tanya Alice sambil mengadakan tangannya. Ketua kelas mendengus, ia segera pergi dari hadapan mereka. Angle Wing pun segera menuju tempat duduk mereka. "El gw belom bikin tugas Matematika, nyontek dong," ujar Salah satu anggota inti Angle Wing . dia adalah Agatha Cristina Amber, yang sering dipanggil Gatha oleh banyak orang. Gahta merupakan wakil Angle Wing. Gatha gak kalah cantik dari Alice walau lebih cantikan Alice, Gatha juga termasuk cantik di Angle Wing.
105.8K viewsOn holdAdded to Library 144 Times as helen huang
Read
+Library
Vivian

Vivian

"Apakah kau tahu rasanya menjadi calon Pengantin pria tua licik? Yang mampu membunuh siapa saja?" "Aku memang tak pernah berada di posisi itu, tetapi aku mengerti perasaan wanita-wanita ...." Perkataan perawat terpotong saat Vivian melerai tangannya dengan kasar. "Omong kosong!" Vivian membelakangi perawat. Ia duduk di tepi pembaringan. Berpikir, bagaimana caranya dapat kabur membawa Aglo. Ia melirik makanan di meja. Lalu, meraih dan mulai mencicipi. "Kuharap tak ada obat bius di dalam makanan ini," imbuh Vivian tanpa menatap perawat yang masih berdiri mengamatinya.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as helen huang
Read
+Library
Shen Xiao

Shen Xiao

Pria yang tak mempercayai perkataan Si Mata Elang itu sempat menghentikan kata-katanya, dia menghelakan napasnya gusar dan menggeleng tak percaya, " ... itu tidak mungkin, jika dia memang jenius, kenapa dia ada di sini dan di hutan gelap ini?" "Itu yang membuat ku berpikir sejak tadi, tapi aku tidak bisa untuk mengabaikannya, apa yang biasanya aku pikirkan pasti itu sangat penting untuk menjadi petunjuk kita. Teman ... " Feng Huang, pria berjuluk Si Mata Emas memegangi bahu salah satu rekannya yang tak mempercayai perkataannya, untuk membantu menyadarkan, " ... prinsip kita itu tidak meremehkan lawan. Sekarang mungkin kita bisa saja tertipu dengan tampangnya."
106.1K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as helen huang
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status