Duda Tetangga
Senyum kelegaan, akhirnya bisa sedikit melepas beban dari menahan tawa, tadi.
"Sama koas yang mana?" Fariz mulai membuka kertas undangan tersebut dan membacanya.
"Bukannya sama koas, Dok. Tapi sama ...."
"Ini bukan Reno yang saya kenal, kan?" tanya Fariz, memotong ucapan Amel. Memastikan setelah melihat nama yang terukir di undangan tersebut.
Di sana tertulis nama Letda Reno Mubarak, putra bapak Herman S.Pd. Alamat rumahnya pun sama. Melihat Amel yang mengangguk, Fariz terbelalak tak percaya.