Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Milyader, Mari Bercerai

Milyader, Mari Bercerai

Sambil tersenyum, aku membuka mataku. Hilang sudah pikiran tentang Lucas digantikan dengan inspirasi dan ide kreatifku. Aku mengeluarkan kertas gambar dan pulpenku. Aku mengernyit, mencoba berkonsentrasi saat aku menggambar ide-ide yang muncul di pikiranku. Di sela-sela proses menggambar, aku mengambil botol minumku dan meneguk air segar. Setelah selesai, aku mengangkat buku gambar itu dan meregangkan tanganku ke depan, menyipitkan mata untuk melihat apa yang sudah kuciptakan.
9192.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai media kering untuk menggambar
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

Namun, kerutan tersebut tak bertahan lama, berganti dengan senyum yang tersungging manis pada bibirnya. [Sama-sama.] Balasan cepat dia kirimkan. Bersama rasa gembira yang menyelinap di hatinya. Aluna menyimpan lagi gawainya. Lalu kembali fokus pada layar yang terpampang di depan. Kelas kursus yang disediakan Aluna untuk usia anak-anak sekolah dasar memiliki empat materi utama yaitu menggambar dasar, menggambar figur, menggambar Perspektif dan menggambar dengan cat air.
10116.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku

Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku

Aduh, itu kan, kemarin waktu lagi galau-galaunya, iseng-iseng coretin kertas nganggur. "Ingat nggak kamu, lagi ngapain itu?" "Eh, itu, lagi, bikin gambar, Pak." "Gambar apa? Bisa nggambar kamu?" "Bisa sedikit, Pak. Maaf, kalau saya … ." "Coba saya mau lihat. Masih ada, gambarnya?" "Masih, Pak." "Boleh saya lihat?" "Ha?" "Saya tunggu." "Baik, Pak. Maaf, saya permisi dulu."
86.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
My Precious Baby

My Precious Baby

Akhir-akhir ini dia sedang suka sekali menggambar menggunakan cat, sesampainya di rumah sketsa itu dia tuangkan di canvas menggunakan banyak cat warna dan terkadang cat-cat itu susah dibersihkan atau mungkin dia terlalu malas untuk itu hingga dibiarkan begitu saja mengering diantara jari jemarinya. Panas begitu terik, dia bisa merasakan panas memasuki setiap inci pori-pori kulitnya meskipun dia di tengah duduk dibawah pohon rindang yang besar. Angin yang bertiup juga terasa sangat panas. Indonesia. Musim kemarau memang begitu kering dan menyakitkan untuk kulit, tapi dia tidak beranjak dari tempatnya, kepalanya masih tertunduk, matanya masih menancap ke buku dan jari jemarinya masih menari di
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
My Pain Killer

My Pain Killer

Jika nanti aku mati, sungguh aku tak akan pernah menyesal pernah hidup karena telah diberikan pengalaman ini. Selama mentoring, banyak ilmu yang kudapat. Dari cara teknik menggambar menggunakan perangkat komputer yang sederhana, hingga teknik gambar yang rumit. Tidak hanya belajar tata cara menggambar digital, tetapi juga belajar bagaimana membuat cerita komik yang menarik.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Hug Me until I'm Okay

Hug Me until I'm Okay

Dalam hal ini, melukis adalah satu-satunya objek pelampiasan yang tepat bagi Kana. Kana pun mulai mengambil selembar kertas dari binder yang dibawanya, serta pulpen dari dalam tasnya. Ia memang jarang membawa pensil jika tidak ada rencana untuk menggambar. Kana melakukan apa yang disarankan oleh dr. Rian. Dr. Rian pernah menyarankan Kana untuk mencoba menggambar kembali dengan tidak bersentuhan secara langsung dengan alat menggambar milik Kana. Maka, di sini Kana hanya memanfaatkan selembar kertas dan juga pulpen.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

(Pembohong yang buruk) Zaara terus berlatih melukis setiap hari. Namun kali ini dia hanya menggambar sketsa dalam sebuah buku sketsa berbahan kertas manila, berukuran kertas A4. Ada banyak goresan yang sengaja dia tinggal dalam kertas tersebut, dengan tujuan dia bisa merasakan tekstur kertas yang tergores, membuatnya mudah dalam membuat goresan yang tak putus untuk menunjukan sebuah sketsa gambar dalam ingatannya.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

“Kakek, kenapa seorang kultivator perlu melukis?” Senyum sang kakek mengembang samar. "Karena pedang hanya kuat jika hatinya tenang. Melukis mengajarimu menahan amarah, seperti air yang tenang tapi menghancurkan batu perlahan. Suatu hari, kau akan paham… bahwa melukis juga bisa jadi senjata." Kael membuka matanya kembali, senyum kecil tersinggung di bibirnya. "Terima kasih, Kakek. Sekarang kemampuan melukisku jadi berguna."
1081.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Naomi tersenyum kecil. “Itu hampir semua anak kecil.” “Iya,” Mareeq ikut tersenyum tipis. “Tapi akhir-akhir ini dia lebih suka menggambar.” “Menggambar?” “Dia bisa duduk berjam-jam hanya dengan krayon dan kertas.” Naomi tampak memikirkan sesuatu. “Berarti aku harus membelikan alat gambar.” Mareeq meliriknya lagi. “Kamu tidak perlu repot-repot.”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Kembali Sang Phoenix

Kebangkitan Kembali Sang Phoenix

Cairan merah pun mulai bercucuran membasahi lantai yang terbuat dari marmer mahal itu. "Kau tahu, saat aku kecil dulu aku suka sekali menggambar, walaupun hanya garis abstrak saja. Tapi karena aku baik hati, aku akan memperlihatkan gambarku padamu, tapi tidak ada kertas disini, jadi aku akan menggambar di tubuhmu." Li Yue membuat goresan panjang di kedua tangan dan kakinya. "Hhmmppttt," ronta Fuan Gu
10605 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status