Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Garis Pikat Sang Arsitek

Garis Pikat Sang Arsitek

"Nah, ini dia!" Reni memekik senang. Segera ia bawa sketch book itu ke sofa dan menggambarkan sesuatu di sana. Tentu saja dengan meminjam alat gambar Arjuna. Tak lama kemudian Reni sudah tenggelam dalam gambaran-gambarannya tanpa memerdulikan hujan yang semakin deras.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Menikahi Anak Presdir

Menikahi Anak Presdir

"Bisa kita menggambar itu saja?" "Tentu." Athaya tersenyum. Setelah menganggukan kepala, Arawinda pun mulai menyoretkan sketsa di atas selembar kertas pemberian Athaya. "Sebenarnya, titik dari serunya menggambar adalah saat kita memutuskan ide sketsa, saat tangan kita mulai menari bersama pensil dan saat pembubuhan warna. Karena menurut saya, ketiga aspek tersebut bisa memiliki makna terselubung. Tentang perasaan, pikiran dan lain hal."
102.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Impian Keluarga Bahagia

Impian Keluarga Bahagia

Mengapa saat ini dia terlihat seperti pria yang sangat sehat? Sesuatu telah terjadi. Kirin duduk di depan meja sambil mengayunkan kuas yang ada di tangannya. Dia tidak menulis tetapi melukis di atas sebuah kanvas. "Warnanya sudah selesai." Kirin berhenti melukis saat berkata. Di belakangnya, White Reaper dengan cepat melangkah maju dan membungkuk untuk membantu Kirin mengisi ulang catnya. Dia melakukannya dengan sikap anggun dan juga sopan.
8.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70.0K kali sebagai media kering untuk menggambar
Tampilkan Ulasan (275)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

"Bukanlah, Tan. Udah dibilangin dari tadi juga." "Manusia enggak ada yang bisa buat plang kaya gini, alatnya aja enggak ada, palingan cuman ada kapur, itupun kalo nulis hilang lagi tulisannya jika terkena hujan atau angin." Tambah Rindu yang memberi penjelasan kepada Tania. "Enggak ada cat atau pensil gitu, Rin?" Tania masih penasaran. "Apa itu? Setauku enggak ada alat begitu."
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Matchmaking

Matchmaking

Ia mulai menggambar secara daring di ponselnya. Tidak membawa kanvas atau kuas tidak membuat Fairel kesulitan. Ia juga ingin belajar melukis lewat ponselnya. Karena siapa tahu, nanti ia bisa menjual lukisannya itu lewat online dengan hasil p*f yang bisa diunduh lewat drive. Gero yang sudah selesai dengan urusannya, mengambil alih tempat duduk di samping Fairel. "Coba lo data siapa aja yang mau tampil," timpal Gero tiba-tiba yang langsung mendapat delikan tajam.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
SITUATION

SITUATION

Saat tidak bisa bernapas, rasanya seperti berjam-jam. Jadi tidak ingin tidur lagi. Walaupun tidak tidur, aku juga tetap diganggu. Kasihan sekali aku. Aku sengaja menyibukkan kedua tangan dengan menggambar di atas kertas kosong. Sudah lama tak gambar. Kali ini, aku menggambar seorang pria dan wanita yang saling jatuh cinta, lalu ada wanita tua yang sangat kesal dengan pemandangan di depannya. Aku seperti sedang membuat komik saja.
9.923.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 938 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Bora, lalu Aarav menyiapkan buku gambar beserta Pensil dan Kerayon. “Baiklah ini adalah Alat paling dasar, sekarang bayangkan jika kau mengambar. Biar aku contohkan terlebih dahulu.” Ujar Aarav yang duduk didepan Bora. Saat itu Aarav mengambil Pensil dan ia memulai membuat Sketsa Pemandangan yang akan ia buat. “Jika kau mau mengambar sesuatu, pastikan kau memulai dengan gradasi yang tipis, jangan terlalu Menekan Pensilmu terlalu kuat karena iu akan mempertebal Apa yang akan kau gambar.” Ujar Aarav
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Dia tidak banyak bicara, hanya saja dia kembali menggambar di atas kertas. “Apa yang mau kamu gambar?” tanyaku begitu keras. “Selain garam, lintah juga tidak suka asam. Saya akan mencoba menggambar air jeruk. Siapa tahu bisa melepaskan lilitannya di tubuh Nana.” “Ide bagus!”
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 854 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
JUST WANNA BE WITH YOU

JUST WANNA BE WITH YOU

Aku mulai lebih bersabar dan berusaha semangat untuk melakukan semua yang diminta untuk dipelajari. Namun meski begitu aku tidak kehilangan ketertarikanku untuk menggambar. Karena tidak punya waktu luang, aku membiasakan menggambar ketika makan. Dan itu seru sekali. Aku bebas saat waktu-waktu istirahat seperti itu. Karena aku sudah tidak diberikan pensil warna dan sejenisnya sejak usia empat tahun, aku hanya bisa menggunakan pensil tulis dan tinta pulpen untuk menghasilkan gambar. Aku mulai menggambar berbagai hal yang ada di dalam rumah.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Papi Gula

Terjebak Pesona Papi Gula

Selagi mengeringkan pakaiannya Lizzie mulai mempersiapkan alat gambarnya. Dengan earphone tersemat ditelinga Lizzie jatuh kedalam pemikirannya sendiri. Berkonsentrasi tinggi dengan memulai sebuah goresan skestsa di kertas gambar berukuran A3 yang disandarkan pada penyangga kanvas. Dia mulai membuat siluet. Semilir angin meniup tirai jendela yang biarkan terbuka. Merasa stuck, Lizzie beranjak dari posisinya mengambil rokok yang berada di atas meja dan menyalakannya. Saat itulah dia teringat dengan cuciannya di mesin pengering. Melipatnya dan memasukan baju itu kembali ke lemari.
89.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai media kering untuk menggambar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status