Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Saat berusia tujuh belas tahun, seseorang menusuk rahimku dengan pisau, membuatku tidak bisa mengandung seumur hidup. Dulu suamiku bersumpah akan mencintaiku selamanya, tetapi saat pernikahan kami menginjak usia lima tahun, dia malah berselingkuh dengan wanita yang dulu menghancurkan hidupku dan memiliki anak dengannya. Kini, dia memaksaku bercerai demi memberikan posisiku pada wanita itu.
Baca
Tambahkan
Istri yang Dibiarkannya Sekarat

Istri yang Dibiarkannya Sekarat

Aku sekarat di sudut gang setelah diserang keluarga rival. Suamiku, Dante, wakil pimpinan Keluarga Tanto ... berada di dalam mobilnya, malah memeluk adik perempuan sahabatnya. Dia menatapku dengan dingin, lalu berkata, "Biarkan saja dia. Dia bukan siapa-siapa." Setelah orang lain menyelamatkanku, aku berjalan pulang sendiri dengan tubuh berlumuran darah. Aku mendapati Dante sedang menggendong Sera, menenangkannya dengan cemas padahal yang dia alami hanya lutut tergores. Sedangkan darah yang menutupi seluruh pakaianku? Dia bahkan tidak mau melihatnya. Aku hanya berdiri menatap mereka. Tidak mengatakan apa-apa. Kemudian, aku pun mengeluarkan ponselku dan mengirim pesan pada ibuku. [ Ibu, aku mau pulang. ]
Cerita Pendek · Mafia
3.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

Tak Dianggap Oleh Suami dan Anakku

Malam tahun baru, saat suaminya membawa anak mereka menemani sang cinta pertama menonton kembang api, Chloe akhirnya memutuskan untuk bercerai. Lima tahun pernikahan, semua orang selalu iri padanya. Punya suami yang terlihat begitu menyayanginya dan seorang anak laki-laki yang pintar dan menggemaskan. Namun, hanya dia yang tahu, suaminya tak pernah bisa melupakan cinta pertamanya. Bahkan anak yang dia lahirkan dengan taruhan nyawa, kini tak sabar ingin mengganti ibu. Chloe memilih merelakan mereka. Suami yang hatinya tak pernah bisa dia hangatkan dan anak yang tak lagi menganggapnya penting, semua itu akan dia lepaskan!
Baca
Tambahkan
Anak Orang Kaya yang Hidup Miskin

Anak Orang Kaya yang Hidup Miskin

Sehari sebelum tahun baru, demi tiga kali upah lembur, kedua orangtuaku meninggalkan aku sendirian di rumah. Aku pikir selama dua puluh tahun ini, mereka selalu begitu. Jadi tahun ini, aku tidak ingin kesepian melewati tahun baru seorang diri. Akhirnya aku membawa Siomay pergi mencari mereka. Namun aku tidak pernah menyangka, kedua orang tuaku yang sering bilang mencari nafkah untuk menghasilkan lebih banyak uang, justru aku memergoki mereka turun dari mobil mewah. Mereka merangkul seorang anak lelaki yang tampak seumuran denganku, masuk ke hotel bintang lima sambil bersenda gurau. “Ayah, Ibu, kalian meninggalkan Nia seorang diri di rumah, nggak masalah? Ibuku berkata dengan datar, “Nggak apa-apa, dia sudah terbiasa kok.” Ayahku berkata dengan acuh tak acuh, “Dia nggak bisa dibandingkan denganmu, kamu adalah buah hati kami.” Aku pun berbalik dan pergi. Mereka pura-pura miskin, untuk menipuku. Kali ini, aku juga tidak berharap ditemani mereka.
Baca
Tambahkan
Kehilangan Batu, Mendapat Permata

Kehilangan Batu, Mendapat Permata

Suamiku yang sudah meninggal selama tujuh tahun tiba-tiba muncul kembali. Dia bukan hanya membawa seorang wanita pulang, tetapi juga ingin aku dengan sukarela menyerahkan posisiku sebagai istri. "Jennie hampir kehilangan kedua matanya untuk menyelamatkanku. Aku sudah berjanji akan menikahinya. Kalau kamu mau menandatangani surat cerai dengan patuh, aku bisa membiarkanmu tetap tinggal di rumah ini." Aku terdiam sejenak, lalu menyahut dengan dingin, "Sebenarnya aku sudah menikah dengan orang lain." Suamiku memutar matanya dengan sinis. "Keras kepala sekali, siapa yang nggak tahu kalau kamu ini mencintaiku sepenuh hati."
Baca
Tambahkan
Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Tiga hari sebelum pernikahan, aku baru tahu bahwa Felix telah memindahkan lokasi pernikahan dari rumah nenekku di Wilayah Silea menjadi kastil Span kesukaan cinta pertamanya. Aku langsung mencari dia untuk bertanya, tapi malah mendengar dia mengeluh pada temannya, “Untung saja selera Tania bagus, kalau nggak aku pasti akan ditertawakan seumur hidup.” Temannya mengingatkan, “Bukannya kamu sudah janji mengadakan pernikahan di rumah neneknya? Kamu nggak takut dia marah dan nggak jadi menikah?” Felix langsung tertawa meremehkan dan menjawab, “Grup Tira sudah hampir bangkrut. Menikah denganku adalah satu-satunya jalan hidupnya. Dia nggak akan berani bertaruh.” “Aku sudah menyuruh pihak penyelenggara meneleponnya. Mungkin sekarang dia lagi panik mengganti tiket pesawat.” Amarah dan rasa tidak rela memenuhi dadaku. Aku menggigit bibir, lalu pada akhirnya memilih pergi begitu saja. Tiga hari kemudian, pernikahan di kastil itu tetap berlangsung. Aku tak mengganti tiket dan juga tidak muncul. Aku justru berada di halaman tua rumah nenekku, bertukar cincin dengan pria lain. Sampai sekarang, Felix masih tidak mengerti. Aku menikah dengannya bukan demi jalan keluar, tapi karena cinta sepuluh tahun lamanya. Namun setelah terbangun dari mimpi itu, aku juga berhak memilih hidup yang lain.
Baca
Tambahkan
Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Untuk mengembalikan hak waris pria yang kucintai dari keluarga mafianya, aku memberikan salah satu korneaku padanya. Namun, saat dia mendapatkan kembali penglihatannya, alih-alih menikahkanku dengannya, keluargaku malah memilih kakak perempuanku untuk menjadi pasangan hidupnya. Di kehidupanku yang lalu, aku berusaha mencarinya dan menjelaskan segalanya, tetapi dia menolakku. Keluargaku sendiri mengasingkanku dan aku mati pada malam pernikahan antara dia dan kakakku. Kemudian, aku terlahir kembali, kembali ke masa sebelum aku diasingkan. Kali ini, aku memilih meninggalkan kelompok mafiaku dan meninggalkan pria yang dulu begitu kucintai. Namun pria itu? Bos mafia yang dingin dan tak berhati itu? Dia benar-benar hancur.
Cerita Pendek · Mafia
5.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Pada hari pernikahanku, orang tuaku tiba-tiba datang ke rumahku bersama tunanganku, lalu berkata bahwa pengantin wanita hari ini akan diganti. "Kakakmu mengidap penyakit mematikan. Satu-satunya keinginannya adalah menikah dengan James." "Kamu adalah adik kandungnya. Bersikaplah lapang dada dan bantulah kakakmu." Tunanganku juga menyahut, "Tenang saja, ini hanya sekadar menggelar pernikahan. Setelah dia meninggal, kita masih bisa menikah secara resmi." Aku menolak dan orang tuaku langsung mengikatku. "Setelah pernikahan selesai, kami akan melepaskanmu." Namun, tidak lama setelah mereka pergi, aku dibunuh dengan kejam oleh seorang penjahat yang menerobos masuk ke dalam rumah. Ketika akhirnya mereka teringat padaku, yang mereka temukan hanyalah jasadku yang telah membusuk.
Baca
Tambahkan
Kontrak dan Kebebasan

Kontrak dan Kebebasan

Setelah kematian kakakku, aku menandatangani pernikahan kontrak lima tahun dengan suaminya, Alexander Valendra yang adalah seorang mafia. Aku menjadi ibu tiri bagi keponakanku yang berusia lima tahun, Adriel Valendra. Di hari ulang tahunku, aku memakai kalung berlian milik kakakku yang sudah meninggal tanpa tahu apa maknanya. Saat acara makan malam keluarga, Adriel berjalan mendekat sambil membawa segelas anggur merah dan menyiramkannya ke wajahku. Anggur merah itu menetes di pipiku, aromanya yang tajam menusuk mataku dan mengotori gaunku yang putih. Dia menatapku, sorot matanya sedingin dan sekejam ayahnya. "Jangan pikir kamu bisa menggantikan ibuku hanya karena kamu sudah jadi bagian dari Keluarga Valendra," katanya sambil menyeringai. "Kamulah penyebab kematiannya." "Aku berharap kamulah yang mati. Jadi aku bisa menghancurkan batu nisanmu, dan bukan merayakan ulang tahun konyol ini." "Aku bersumpah, begitu aku dewasa nanti, hal pertama yang kulakukan adalah menenggelamkan kamu ke Sungai Mandira!" Kenangan itu menusuk setajam anggur tadi, dan yang bisa kurasakan hanyalah putus asa. Aku menatap anak yang sudah kuasuh selama lima tahun seperti anakku sendiri, dan rasa perih menusuk di dadaku. Aku dulu berpikir aku bisa sepenuhnya menyerahkan diriku untuk Keluarga Valendra, dan memenangkan hatinya dengan kasih sayang. Namun sekarang, aku hanya lelah dengan semuanya. Keluarga ini tak punya cinta, dan anak itu memandangku seperti musuh yang harus dihancurkan. Aku berhenti menipu diri sendiri. Sudah waktunya untuk melepaskan semuanya. Namun setelah aku pergi, Alexander dan Adriel kembali padaku, merayap seperti pecundang yang ketakutan, dan memohon ampun padaku.
Cerita Pendek · Mafia
4.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

Saat Andre mengalami kebangkrutan dan dikejar oleh musuhnya, aku putus dengannya dan berkencan dengan pria kaya yang lain. Andre mengatakan bahwa dia mencintaiku, memohon agar aku bisa tetap bersamanya. Andre juga mengatakan jika dia tidak bisa hidup tanpaku. Aku menuang wiski ke arahnya dengan ekspresi mengejek sambil dipeluk oleh pria lain. "Andre, berhenti menggangguku! Aku nggak mau terus bersembunyi dan menjalani kehidupan yang miskin denganmu lagi." Andre pergi dengan sedih dan enggan. 6 tahun kemudian, dia kembali ke Jalan Wandara dan menjadi taipan keuangan di Kota Yorin. Begitu kembali, Andre membawa tunangannya untuk dipamerkan padaku. Hanya saja, Andre sama sekali tidak bisa menemukanku lagi, karena aku meninggal pada saat dia kembali.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2728293031
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status