Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Hampir Mati di Pesta

Aku Hampir Mati di Pesta

Setelah kekasih masa kecil tunanganku tahu aku memiliki penyakit jantung bawaan, dia dengan sengaja mencampurkan minuman energi konsentrasi tinggi ke dalam sampanyeku. Setelah aku meminumnya, detak jantungku tiba-tiba meningkat, rasa sakit di jantung menerpaku. Aku dengan panik merobek satu-satunya obat darurat yang aku bawa, namun air untuk aku minum obat telah diganti dengan air lemon berkonsentrasi tinggi. Setelah aku meminumnya, seketika wajahku menjadi pucat pasi, akhirnya tidak tahan dan terjatuh ke lantai. “Air lemon mengandung Vitamin C, lebih membantu mengatasi mabuk dan menjaga kesehatan.” Charlotte tertawa terbahak-bahak, dia menyilangkan tangannya sambil menatap ke arah tunanganku, bos Geng Rock Roller. “Ethan, akting tunanganmu yang seorang aktris ini benar-benar hebat.” “Selama bertahun-tahun aku menjadi dokter, tidak pernah lihat orang yang minum sedikit sampanye dan air lemon, malah bisa merasa tidak enak badan seperti ini.” Aku menggigit bibirku hingga hampir berdarah, menahan air mata yang muncul di mataku karena kesakitan dan menggenggam celana Ethan yang ada di depanku. “Sayang, cepat panggil ambulans, aku sudah tidak tahan!” Sedikit keraguan terlihat di mata Ethan, namun dengan cepat terhentikan oleh para tamu di sekitar. “Sudahlah, jangan akting lagi, mana ada orang yang mati karena minum sedikit sampanye dan air lemon.” “Ya benar, kamu hanya iri dengan Charlotte yang naik jabatan, tidak ingin bersulang untuknya, kan?” Seketika Ethan kembali ke ekspresi dinginnya, dia melangkah maju, langsung melepaskan tanganku yang menggenggam celananya. “Charlotte itu dokter, ada dia di sini, kamu tidak akan kenapa-napa di pesta.” Aku pun tidak memohon padanya lagi, langsung mengirim pesan darurat kepada ayahku.
8.7K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as mengejar
Read
+Library
Pengampunan Ke-99 Kali

Pengampunan Ke-99 Kali

Kalian tahu nggak? Dulu istriku, Dina Felbe seberapa sayang sama aku? Dia sampai melamar aku 99 kali biar bisa nikah sama aku. Akhirnya yang ke-100 kali, aku luluh sama kegigihannya. Pas nikah, aku kasih Dina 99 kupon baikan. Kami sepakat, selama kupon masih ada, aku bakal tetap di sampingnya. Selama 5 tahun nikah, setiap kali Dina pergi temani cowok idamannya, Irwan Suwandi, 1 kupon pun habis. Pas pakai kupon yang ke-97, Dina mulai sadar kalau aku berubah. Aku sudah nggak bikin drama, nggak nangis-nangis minta dia jangan pergi. Itu karena saat Dina lagi kalap sama sekretaris cowok imutnya, aku pelan-pelan tanya, “Kalau kau pergi temani Irwan, aku boleh pakai 1 kupon baikannya?” Dina kaget, jarang-jarang hatinya luluh dan berkata, “Oke boleh. Lagian baru terpakai 60-an kupon. Kau mau pakai, ya pakai saja.” Aku hanya mengiyakan pelan, lalu membiarkannya pergi. Ternyata Dina nggak tahu bahwa itu sudah kupon ke-97. Sekarang kupon baikan kita sisa 2.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as mengejar
Read
+Library
Patah Hati Jam 4 Pagi

Patah Hati Jam 4 Pagi

Pukul 4 pagi, suamiku, Arvian, membangunkanku dengan lembut. Suaranya lembut, "Elisa, sayang, bisakah kau melakukan sesuatu untukku?" Tapi kata-katanya berikutnya menghancurkan semua harapan. "Selina lapar. Buatkan dia sup ikan." Selina adalah pembantu kami, dan dia juga selingkuhan Arvian yang sedang hamil. "Aku baru saja mendapat ikan yang segar. Pergi ke dapur dan buatkan semangkuk sup untuknya. Khusus untuk pewaris Keluarga Mahendra." Aku menolak dengan suara yang dingin. Amarahnya pun menyala dalam sekejap. "Jangan keterlaluan, Elisa." "Apa membuat sup itu terlalu sulit bagimu?" Aku menggeleng dan tetap diam. Tangannya mengusap pipiku, dan senyum merendahkan tersungging di bibirnya. "Baiklah, Elisa. Jadi kau sudah berani menentangku sekarang." "Pikirkan baik-baik, Elisa. Apa kau benar-benar ingin tetap menjadi bagian dari Keluarga Mahendra?" "Dan posisi sebagai pengacara keluarga? Pikirkan apa kau masih menginginkan semua itu... lalu beri aku jawabanmu." Melihat kesombongan di matanya, sisa cinta terakhirku padanya pun lenyap. Aku mengeluarkan ponsel dan menekan nomor yang sudah lama tak kuhubungi. "Aku ingin keluar dari Keluarga Mahendra."
5.0K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as mengejar
Read
+Library
Belenggu Cinta

Belenggu Cinta

Pada hari aku mengetahui bahwa diriku sedang hamil, aku kebetulan memergoki suamiku sedang menemani "cinta sejatinya" periksa kehamilan. "Aku malam ini nggak pulang, ada urusan." Yohan Suharso berkata dengan nada dingin, lalu merangkul Maudy Hutomo, dan mereka pergi bersama. Aku terdiam sejenak, kemudian memutuskan untuk membuat janji aborsi. Semua orang mengira aku mengejar-ngejar Yohan. Mereka kira, aku tidak akan pernah meninggalkannya meskipun selalu diperlakukan dingin dan kejam. Bahkan dia pun berpikiran serupa. Tapi mereka tidak pernah tahu, bahwa aku melakukan semua itu hanya demi membayar hutang budi. Sekarang, setelah sepuluh tahun berlalu, aku akhirnya bisa mengakhiri pernikahan ini.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as mengejar
Read
+Library
Demi Anak Angkat, Dia Rela Mengorbankan Nyawa Anak Kandung

Demi Anak Angkat, Dia Rela Mengorbankan Nyawa Anak Kandung

Saat usia kehamilanku memasuki delapan bulan, air ketubanku pecah tepat pada hari ulang tahun anak angkat suamiku. Agar anakku tidak lahir di hari yang sama dengan anak angkatnya, Brady Suratman memaksaku menunggu lewat tengah malam untuk melahirkan. Dia terus menolak membawaku ke rumah sakit, bahkan mengurungku di ruang bawah tanah. Brady menunduk menatapku, sorot matanya kelam. "Sandra, kamu ini pintar sekali milih waktu. Sengaja milih hari ulang tahun Carlton untuk melahirkan." Aku memohon dengan putus asa agar dia mengantarkanku ke rumah sakit. Kekecewaan melintas di mata Brady, sementara nada bicaranya terdengar dingin, "Kamu masih berani bohong sama aku? Aku sudah nanya ke dokter, meskipun air ketuban pecah, nggak berarti langsung melahirkan. Bahkan ada yang baru melahirkan tiga hari kemudian." "Demi mempertahankan posisi sebagai Nyonya Suratman, kamu sampai ingin anakmu berebut hari ulang tahun dan status dengan Carlton. Benar-benar penuh perhitungan!" Aku menarik napas dalam-dalam dan berkata dengan putus asa, "Anak yang ada di dalam kandunganku juga anakmu! Brady, aku mohon. Demi anak ini, tolong selamatkan dia. Asalkan bayiku selamat, aku berjanji nggak akan pernah muncul lagi di hadapanmu." Wajah Brady langsung menggelap. Dia membungkuk dan mencengkeram daguku, lalu berkata dengan kejam, "Jangan pakai trik tarik-ulur untuk menarik perhatianku." "Asalkan kamu patuh tinggal di sini sampai lewat tengah malam, aku akan mengantarmu ke rumah sakit. Setelah melahirkan, kamu juga bisa mendapatkan kedudukan berkat anak itu dan benar-benar masuk ke Keluarga Suratman." Saat aku berteriak kesakitan karena kontraksi, Brady merasa terganggu oleh suara itu. Dia lalu membawa Carlton dan ibunya keluar untuk merayakan ulang tahun. Ketika akhirnya dia teringat padaku dan menanyakan apakah aku melahirkan anak laki-laki atau perempuan, sekretarisnya tampak pucat pasi. "Bu Sandra ... sudah pergi."
1.7K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as mengejar
Read
+Library
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Di hari ulang tahunku, aku dan adik angkatku mengalami kecelakaan mobil. Saat api mulai mengoyak tubuhku, tunanganku justru menunjuk ke kursi penumpang dan berseru, "Selamatkan Julia dulu, dia punya penyakit jantung!" Saat terbangun, wajahku hancur sepenuhnya, dan hidupku divonis tinggal satu bulan lagi. Demi kepentingan bisnis kedua keluarga, orang tuaku memutuskan agar adik angkatku menggantikanku untuk menikah. Tunanganku membelai perban di wajahku dengan penuh simpati, lalu berjanji, "Setelah kamu sembuh, posisi Nyonya Rivano tetap akan menjadi milikmu." Aku tersenyum dan menyetujuinya. Bahkan, aku memberikan semua saham, aset properti, hingga karya lukisanku yang belum dipublikasikan sebagai hadiah pernikahan untuk adikku. Bermodalkan lukisanku, dia menjadi seniman besar yang dipuja banyak orang. Saat diwawancarai wartawan, ibuku menangis haru. "Syukurlah dulu bukan dia yang celaka. Kalau nggak, keluarga kami pasti akan kehilangan sosok genius seperti dia!" Tunanganku pun mengumumkan dengan bangga bahwa adikku akan menjadi satu-satunya nyonya di Keluarga Rivano. Akan tetapi, mereka tidak tahu bahwa sang genius yang asli sedang memperhatikan mereka dengan dingin dari sudut ruangan. Dan segala hal yang kuberikan dengan tanganku sendiri itu .... Sejak awal hanyalah tumbal yang kusiapkan untuk membalas dendam.
5.3K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as mengejar
Read
+Library
Runtuhnya Kerajaan Sang Bos Mafia

Runtuhnya Kerajaan Sang Bos Mafia

Udara di rumah mode kelas atas Paris itu berbau uang dan ketakutan. Aku telah menunggu enam bulan untuk gaun pengantinku. Sekarang, gaun itu justru tersampir di pundak Selena Rosion, seorang influencer yang sedang viral dan juga adik angkat tunanganku yang seorang mafia, Vicky Delano. Manajer rumah mode itu berkeringat dingin, matanya melirik gelisah antara aku dan pria yang sedang bersantai di sofa beludru. Vicky berdiri. Dia menyesuaikan lipatan ekor gaun bertabur berlian pada Selena dengan gerakan tangan yang santai. “Acara perdananya minggu depan, dia membutuhkan gaun yang menonjol dan menarik perhatian. Dia akan meminjamnya. Kau pilih saja sesuatu dari etalase dan jangan buat onar.” Nada suaranya datar dan tegas. Di bawah lampu gantung kristal, Selena mengagumi dirinya sendiri di depan cermin panjang, senyum kemenangan tersungging di bibirnya. Aku melihat bayanganku sendiri di cermin yang sama, mengenakan celana denim dan mantel yang basah kuyup. Aku tampak seperti turis yang tersesat. Tiba-tiba, seluruh rencana yang kususun selama setahun terakhir terasa seperti lelucon yang menyakitkan. Aku tidak berteriak, hanya merasa kedinginan. Mati rasa. Aku pun melepaskan cincin pertunangan dengan berlian lima karat dari jariku. Cincin itu membentur meja kopi kaca dengan bunyi klik yang tajam. “Kau benar, Vicky. Aku memang tidak butuh gaun pengantin ini. Pernikahan ini … aku juga tidak membutuhkannya.”
2.8K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as mengejar
Read
+Library
Aku Sudah Mati, Kamu Buat Apa Pura-Pura?

Aku Sudah Mati, Kamu Buat Apa Pura-Pura?

Aku sudah menghilang selama seminggu, namun Yosef selaku suamiku masih mengira aku hanya cari ribut dan menungguku pulang untuk memohon maaf kepadanya. "Shofia, kamu sebaiknya cepat muncul, atau tanggung sendiri akibatnya!" Namun, dia tidak kunjung mendapatkan balasanku. Dia tidak tahu bahwa aku sudah lama mati. Tepat saat dia sedang saling mencurahkan isi hati dengan Silvia. Aku ditabrak sebuah truk bersama mobilku hingga terjun dari Jembatan Samudra, tenggelam ke dasar laut, dan mati seketika ....
3.0K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as mengejar
Read
+Library
Cinta yang Melintasi Waktu

Cinta yang Melintasi Waktu

Setelah kematian cinta pertamanya, Atmaja membenciku selama sepuluh tahun. Aku berusaha menyenangkannya dengan segala cara, tetapi dia hanya mencibir, "Kalau kamu benar-benar mau menyenangkanku, lebih baik kamu mati saja." Hatiku terasa sakit. Akan tetapi, ketika balok rumah yang terbakar jatuh menimpaku, dia malah meninggal demi menyelamatkanku. Sebelum meninggal, dia berbaring dalam pelukanku, lalu menggunakan sisa tenaganya untuk menepis tanganku. "Lestari, alangkah baiknya apabila aku tidak bertemu denganmu di kehidupan ini ...." Di upacara pemakaman, orang tua Atmaja menangis tersedu-sedu. "Atmaja, ini salah Ibu. Ibu tidak seharusnya memaksamu menikahinya. Kalau dulu aku kabulkan keinginanmu dan membiarkanmu menikahi Intan, apakah akhir hari ini akan berbeda?" Ayahnya Atmaja memelototiku dengan penuh kebencian. "Atmaja sudah selamatkan kamu tiga kali, kenapa kamu hanya bawakan bencana baginya? Kenapa bukan kamu yang meninggal?" Semua orang merasa menyesal karena Atmaja menikahiku, termasuk aku sendiri. Akhirnya, aku melompat dari Menara Bintang dan kembali ke sepuluh tahun yang lalu. Kali ini, aku memutuskan untuk mengakhiri seluruh ikatanku dengan Atmaja dan mengabulkan keinginan semua orang.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as mengejar
Read
+Library
Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu

Menanti Musim Bunga di Bawah Gerimis Semu

Demi menyelamatkan anak haramnya yang menderita gagal ginjal, Erik Gunawan tega membohongi istrinya sendiri dan mengirim putri mereka yang baru berusia lima tahun ke meja operasi untuk mendonorkan ginjalnya. Begitu mendengar kabar tersebut, Vanya Sadewa langsung mengendarai mobilnya bak kesetanan menuju rumah sakit. Saat dia tiba, lampu ruang operasi sudah menyala merah. Mata Vanya merah, diselimuti amarah dan keputusasaan, saat dia menggedor pintu ruang operasi dengan histeris. "Hentikan! Aku ibunya, aku nggak mengizinkan putriku mendonorkan ginjalnya!" Erik langsung maju dan mendekapnya erat-erat, menyembunyikan rasa bersalah yang teramat sangat dalam suaranya. "Vanya, maafkan aku. Kalau terus dibiarkan, nyawa Noah nggak akan tertolong. Cuma Zia yang bisa mendonorkan ginjal untuk menyelamatkannya." Vanya menatap pria yang telah dia cintai selama bertahun-tahun itu dengan tatapan tidak percaya. Wajah yang dulunya sangat Vanya rindukan, kini terasa begitu asing.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as mengejar
Read
+Library
PREV
1
...
3334353637
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status