Kembalinya Sang Dewa Pedang
"Kalau Keluarga Hong hanya membutuhkan sedikit, kenapa aromanya sangat kuat? Aku sudah mencium bau ini sejak kemarin."
Hidungnya yang sensitif mengerut, memperlihatkan ketidaknyamanan. Aroma itu mengusik pikirannya, membangkitkan ingatan samar akan sesuatu dari masa lalu—kenangan yang sulit ia jelaskan.
"Yìcǎo yang sudah dikeringkan memang lebih kuat aromanya," Dewa Obat menjelaskan sambil mengambil sepotong daging panggang. "Apalagi jika dicampur dengan bahan seperti melati, mawar Jawa, kemenyan, atau cendana dingin."
Hot Chapters