MAWAR
Mawar mengangguk dengan senyum lebar nya, dia langsung sigap berdiri mendekatiku dan menyendok nasi serta lauknya, memindahkannya ke piringku.
Aku memejamkan mata, diam-diam hidungku menghirup aroma strawberi dan wangi apel, entahlah tapi yang jelas istriku ini sangat wangi. Aku membuka mata dan menoleh ke samping, menyunggingkan senyum dikala melihat wajahnya dari jarak sedekat ini, sangat dekat hingga membuat jantungku berdebar.
"Kau mau minum air putih atau yang ini?" tanyanya lalu menoleh kearahku.