ISTRI SIRI TENTARA ALIM
Penghulu masih mengeluarkan candaan saat melihat Rey nampak tegang.
Dengan suara mantap, Rey berkata, "Benar, Pak."
Sekejap, ruangan sunyi. Beberapa orang saling bertukar pandang, terkejut dengan pilihan Rey untuk menggunakan bahasa Arab. Tak ada yang menyangka, apalagi keluarga besar yang sudah terbiasa dengan prosesi pernikahan dalam bahasa Indonesia atau Jawa.
Atmajaya yang duduk di samping langsung menghela napas panjang. Tatapannya tajam menembus ke arah putranya.