Belenggu Hasrat Tuan Yavuz
rasanya mommy Yavuz merasa kepalanya saat ini mulai ber'asap-asap, dia merasa bahkan rambut nya mulai naik ke atas saking kesalnya, dia langsung menatap ke arah putranya tersebut, berdiri dengan cepat sembari mencoba untuk berkacak pinggang.
"Kau benar-benar..." dan seketika wanita itu mengeram dengan perasaan kesal.
Yavuz yang melihat kemarahan mommy nya seketika bingung, dia pada akhirnya mencoba berkata.
"Kesibukan di perusahaan dan beberapa tekanan kerja membuat ku agak bingung mom, ini kehamilan pertama Issi, kami sama-sama tidak begitu paham prosedur nya," dia berusaha untuk sedikit membela diri, berharap mommy nya agak meredam kan amarah nya.
Bab Populer