Kesayangan Mami
"Momy, kangeeeen."
Dengan lembut, aku bawa mereka ke ruang tengah. Menenangkan kesedihan, yang terasa menggelayut. "Kalian kenapa? 'Kan ada Oma."
"Memang, tapi, tetap aja beda Mom. Kok, Momy sekarang sering ningalin kami?" Aya merengek, disusul adiknya.
"Maaf ya, Momy sibuk." Menghujani mereka dengan ciuman, mood keduanya berangsur membaik.
Hot Chapters