Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malaikat Juga Tahu (Cinta Andini)

Malaikat Juga Tahu (Cinta Andini)

Bagas memeluk istrinya itu. Terbangun lebih dulu masih dalam posisi yang sama seperti tidur kemarin, perlahan Dini memindahkan tangan Bagas yang memeluknya. Beberapa detik ia memandang wajah Bagas, suaminya itu. Wajah yang tampan dengan sedikit lemak di pipinya. Dini tersenyum kemudian tanpa ragu mendaratkan bibirnya di atas bibir Bagas. Keluar dari dalam selimut kemudian masuk ke dalam kamar mandi. Senyum terukir di bibir Bagas, merasakan morning kiss yang diberikan oleh istrinya.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as morning kiss
Read
+Library
Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Kedua manusia yang masih terlelap dengan tubuh saling memeluk itu terlihat begitu tenang dan damai. Mungkin jika orang asing melihatnya mereka adalah pasangan yang saling mencintai. Nyatanya dibalik kemesraan mereka pagi ini, banyak luka yang tak terucap di antara mereka. Alle terlihat menggeliat dan paginya sama seperti pagi-pagi sebelumnya, di mana dia terbangun dalam pelukan Earl, lalu keduanya saling melempar senyum dengan morning kiss yang indah untuk mengawali hari.
109.8K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as morning kiss
Read
+Library
Little Seducer

Little Seducer

Damian berkata lalu mencium bibir Rosie singkat. Rosie tersenyum kikuk, bukan respon normal seperti yang biasa dia tunjukkan. Damian memberikan morning kiss pada pacarnya adalah sebuah rutinitas yang normal bagi mereka. Rosie juga tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut. Justru Rosie menyukai perlakuan manis Damian. Tapi nampaknya hari ini berbeda. Mungkin karena hal yang Edward lakukan sebelum Damian datang, makanya Rosie agak bingung. Ya. Dia hanya bingung saja. Itu akan kembali normal lagi.
9.814.3K viewsCompletedAdded to Library 315 Times as morning kiss
Read
+Library
Kiss Me More, Baby!

Kiss Me More, Baby!

Hampir menjelang sore hari, barulah ia pulang ke rumah. Masih dalam keadaan menangis, Luna sama sekali tak peduli lagi dengan penampilannya. Pasti semua make-up yang ia pakai jadi luntur. Beberapa helai rambutnya pun luruh ke daerah mata. Tak peduli lagi, mau bagaimana penampilannya sekarang. Tepat di depan sebuah rumah bernuansa putih krim dengan dua tingkat, Luna ingin masuk ke dalam. Ia pun mengetuk pintu rumahnya beberapa kali dan mengucapkan salam. "Assalamualaikum," ujar Luna.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as morning kiss
Read
+Library
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

Morning kiss..” Perkataan yang akan keluar dari bibirnya tertelan saat bibirnya di lumat Ganesha. Seperti tidak memberi jeda untuk mengambil napas, Ganesha membaringkan tubuh Ganindira diatas sofa dan kembali menciumnya dengan dalam. Ciuman itu turun ke leher dan tulang selangka hingga membuat Ganesha melenguh. Ganesha menurunkan lingerine dari tubuh Ganindira hingga menampilkan payudaranya yang indah tanpa penghalang apapun. Dengan leluasa Ganesha kembali memberi tanda di sekitar payudaranya. Putting yang berwana pink pucat kembali menegang saat Ganesha mengecupnya dan mengulumnya layaknya sedang memakan lollipop. Sepertinya ini akan jadi hobi yang akan se
3.3K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as morning kiss
Read
+Library
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

"Mau ke mana? Kamu belum memberiku morning kiss." Tidak ingin lama-lama terjebak, Serena segera mengecup bibir Max secepat mungkin. "Sudah kan?" Dahi Max berkerut, dan tatapannya melayangkan protes. "Itu yang kamu sebut kiss?" "Ya itu memang kiss kan?"
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 639 Times as morning kiss
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status