Sentuhan Pria Dewasa
“Kok mukanya cerah banget? Abis menang lotre?”
“Enggak,” jawab Narine sambil menyalakan laptop. “Cuma makan siang.”
“Makan siang pake cinta?”
Narine melempar tisu ke arah Maya, tapi tak bisa menahan senyum yang tersisa. Ada energi baru dalam tubuhnya, semacam ringan yang membuat pekerjaan terasa lebih mudah hari itu.
Sore menjelang tanpa terasa. Email demi email diselesaikan, beberapa laporan direvisi, dan sesekali Narine mendapati dirinya tanpa sadar tersenyum sendiri saat mengingat tawa Arkana di coffee shop tadi.