PASUTRI MAGANG
Udara sejuk pagi berubah jadi pengap oleh tumpukan pakaian yang berserakan di atas kasur- blazer hitam, kemaja putih, rok pensil, bahkan gaun yang sempat terpikir olehnya untuk dikenakan kini tergeletak tak karuan.
" Kenapa semua kelihatan salah, sih..." gumamnya frustasi, sambil menatap cermin dengan wajah yang sudah memerah karena cemas. Hari ini adalah hari pertamanya magang di perusahaan milik ayah mertuanya- dan ironisnya, ia akan menjadi sekretaris pribadi suaminya sendiri, Athar. Tekanan itu membuat setiap helai pakaian terasa seperti pilihan hidup yang harus di pertaruhkan.
Hot Chapters