Mencintai Musuh Ayahku
bisik Karin sambil menggenggam tangan Reno.
Reno tersenyum tipis, sebuah senyuman yang sangat dingin. "Aku tidak sedih, Karin. Aku sedang menandai tempat ini. Tempat di mana Bramanto menggali kuburannya sendiri."
Mobil-mobil itu melaju kencang menembus kabut pagi Jakarta menuju pelabuhan utara. Di dermaga pribadi, Kapal Pesiar 'The Great Naga' sudah menunggu dengan mesin yang menderu rendah, siap membawa mereka ke medan tempur yang sesungguhnya di Samudra Pasifik.