Baru saja selesai membaca novel terbaru Fizzo yang sedang ramai diperbincangkan, dan rasanya seperti menemukan harta karun! Ceritanya mengikuti perjalanan seorang remaja introvert bernama Raka yang menemukan buku kuno di perpustakaan sekolah. Buku itu ternyata bisa mengubah isi tulisannya menjadi kenyataan. Tapi, alih-alih menggunakannya untuk keuntungan pribadi, Raka malah terjebak dalam pertarungan antara dua kelompok rahasia yang memperebutkan buku tersebut. Yang menarik, Fizzo memasukkan elemen mitologi Jawa modern dengan twist sci-fi, membuat dunia cerita terasa segar dan familiar sekaligus.
Karakter-karakter di sini sangat humanis; Raka bukanlah protagonis yang sempurna, dan justru kekurangan-kekurangannya membuat pembaca bisa relate. Adegan saat ia pertama kali menyadari kekuatan buku itu digambarkan dengan begitu vivid, sampai-sampai aku merasakan detak jantungnya yang kencang! Konflik utamanya bukan hanya tentang pertarungan fisik, tapi lebih pada pergulatan moral: seberapa jauh kita boleh mengubah realitas? Novel ini seperti 'Stranger Things' bertemu 'Percy Jackson', tapi dengan sensibilitas lokal yang kental.