Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Seandainya Waktu Bisa Kembali

Seandainya Waktu Bisa Kembali

Suamiku, seorang hakim, demi menyelamatkan cinta pertamanya yang menderita gagal ginjal, diam-diam dia memutuskan untuk mengambil salah satu ginjalku dan memberikannya padanya. Aku mencoba menjelaskan kepadanya bahwa aku sendiri mengidap gagal ginjal, dan jika satu ginjalku lagi diambil, aku pasti akan mati. Namun, suamiku justru berteriak penuh kebencian, “Lolly sudah sakit parah, tapi kau masih saja cemburu dan berebut perhatian! Apa kau nggak punya hati?!” Di bawah keputusan sepihaknya, aku dipaksa menjalani operasi transplantasi ginjal. Pada akhirnya, kondisiku semakin memburuk. Aku menghembuskan napas terakhirku di sudut rumah sakit yang sepi, sendirian, tanpa ada yang peduli.
50.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as napas terasa berat
Read
+Library
Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Sebuah kecelakaan membuatku buta. Karena merasa bersalah, Hanni pindah ke rumahku, ingin merawatku. Namun, sejak dia pindah ke rumahku, ketika aku dan suamiku, Erwin, berhubungan, entah kenapa ritmenya selalu terputus-putus. Setiap kali kami melakukannya, aku bisa mendengar napas orang ketiga di sekitarku. Hingga aku terjatuh dan secara tidak sengaja mendapatkan kembali penglihatanku, aku melihat Erwin berbaring di sampingku, dengan Hanni dalam pelukannya. Hanni melihatku yang 'buta' dengan provokatif, lalu berbisik di telingaku. "Carikan dia satu pria. Dia nggak bisa lihat, jadi kalau main berempat bakal lebih menantang."
4.8K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as napas terasa berat
Read
+Library
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Melompat dari gedung adalah keputusan terakhir di tangan seorang pembunuh bayaran—Lin Ya Fei—setelah tidak punya jalan kembali dari kejaran polisi. Prediksinya sudah tepat. Dia pasti mati. Namun, suara wanita tua benar-benar mengganggu. “Jangan tutup mata, Permaisuri! Tarik napas, embuskan!” “Ayo sedikit lagi!” Lin Ya Fei mengerjap lebar, tapi kemudian ada rasa yang aneh dan baru di perutnya. “Ap—” Belum sempat dia selesai bicara, mulutnya secara otomatis mengejan. “Enggg.” Lin Ya Fei membeku. Dia melompat gedung, kenapa malah berubah melahirkan? “Sialan! Kapan aku hamil?”
105.5K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as napas terasa berat
Read
+Library
Teror Berdarah

Teror Berdarah

owlysh
Awalnya, kehidupan Yonna terasa biasa saja, pergi ke sekolah dibonceng Luther—pacarnya, makan sambil mengobrol di kantin bersama dua sahabatnya, mengejek Dovis yang selalu menerima penolakan cinta dari Malilah, meski terkadang ia merasa muak dengan sikap kedua orang tuanya yang saling abai ke satu sama lain. Namun, semua itu terasa tidak ada apa-apanya setelah semakin hari, Yonna justru semakin menemukan kejanggalan dalam setiap hal yang ia temui. Banyaknya kasus bunuh diri untuk alasan yang tidak masuk akal, dan puncak ketegangan berada di acara Halloween. Apakah ini adalah tanda awal dari mimpi buruk yang selalu ia jumpai dalam tidur? Arti dari merah? Bagaimana dengan kasus bunuh diri? Anak baru?
104.1K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as napas terasa berat
Read
+Library
Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

“Ayoo bangun, Sayangku,” Angga mencoba lagi, kali ini mencubit hidungku gemas. Aku membuka mata sedikit, memohon. “Mas, aku masih capek dan lemas banget. Kamu duluan aja.” Angga tertawa pelan, tawa yang membuatku ingin meninjunya sekaligus menciumnya. “Loh, kan seharusnya yang kecapekan itu aku, sayang?” godanya, matanya penuh ejekan jenaka. Mataku langsung terbuka lebar. Aku mendorong pelan wajahnya. “Enak saja kamu, ya, kalau ngomong!” Angga tertawa puas. Ia mencium bibirku singkat, sebuah sentuhan pagi yang membuat jantungku berdesir. “Yasudah, kamu tidur lagi sebentar. Aku mandi duluan, Muachhh…” Setelah mandi, kami berdua berdiri berdampingan. Keintiman semalam mengubah segalanya. Gerakan sholat Subuh kami terasa lebih sakral, diimami oleh pria yang telah memeluk jiwaku dan ragaku. Selesai berdoa, aku langsung ingin merebahkan diri lagi. Rasa lelah itu sungguh nyata. Namun, Angga menahan lenganku. “Kamu mau ke mana, Sayang?” tanyanya lembut, tangannya masih memegang tasbih. “Aku mau tidur lagi, Mas. Masih capek dan ngantuk banget,” jawabku dengan mata sayu, tanpa malu mengakui kelemahanku. Angga tersenyum teduh. “Sini, kamu tidur di sini saja. Temani aku berdzikir.” Ia menepuk pahanya yang kini tertutup sarung, mengisyaratkan tempat peristirahatan. Aku menurut. Aku merebahkan diri di pangkuannya, wangi sabun dan parfumnya menyelimutiku. Aku menutup mata, dan suaraku Angga yang merdu melantunkan dzikir menjadi ninabobo paling menenangkan. Angga menatapku yang terlelap, mukena masih menutupi kepalaku, dan damai di wajahku. Hatinya melunak, dipenuhi gelombang emosi yang tak pernah ia rasakan bersama Angel. Angel selalu sulit diajak sholat, selalu menuntut, selalu membuat drama. Putri berbeda. Dia penurut, sederhana, dan kecantikannya bukan hanya di luar, tetapi di dalam hatinya. Angga menarik napas dalam. Ya Allah, terima kasih Engkau telah menjadikan dia sebagai Istriku. Aku sungguh benar-benar mencintainya, batin Angga, sebuah pengakuan yang melegakan sekaligus menakutkan. Semoga dia adalah istri yang bisa membantuku untuk ke surga/Mu nanti, Ya Allah. Aamiin. Angga menunduk, mencium keningku
599 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as napas terasa berat
Read
+Library
Terpaksa jadi madu

Terpaksa jadi madu

Raesi 11
"Mas sudah punya istri?". tanyaku sedikit ragu, meski sebenarnya aku sudah tau jawabannya. pria di hadapanku terdiam cukup lama hingga akhirnya mengangguk. "iya, saya sudah punya istri". aku menghela napas panjang, sungguh aku tak ingin menyakiti hati wanita lain. "tolonglah, kamu terima lamaran ini, menantuku itu mandul padahal aku ingin sekali menimang seorang cucu". ucap wanita paruh baya yang aku yakini sebagai ibu pria di hadapanku. "baiklah, tapi dengan satu syarat, aku mau menerima lamaran ini dan jadi istri kedua jika istri kamu menyetujui dan ikhlas menerimaku sebagai madunya".
1.8K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as napas terasa berat
Read
+Library
Transmigrasi: Melarikan Diri dari Plot yang Menulisku Mati

Transmigrasi: Melarikan Diri dari Plot yang Menulisku Mati

Setelah dibunuh oleh orang yang dicintai, Lunara Windmare malah menemukan dirinya menjadi karakter sampingan sekaligus antagonis yang hanya muncul sekali itupun untuk kematiannya di sebuah novel fantasi berat yang pernah dia baca. Dia telah membaca buku itu sampai habis jadi dia akan menggunakan seluruh informasi untuk menghindari kematiannya. Akankah dia berhasil?
102.8K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as napas terasa berat
Read
+Library
Kehidupan Fotografiku

Kehidupan Fotografiku

“Benar-benar … nikmat sekali! Kamu sangat tahu cara memperlakukan wanita .…” Aku adalah seorang fotografer anatomi tubuh. Lewat lensa kamera, aku telah menangkap ribuan ekspresi wanita yang menggoda dan liar. Wanita di dalam jepretanku, tidak peduli seperti apa mereka sebelumnya, akan menjelma menjadi model kelas satu yang luar biasa cantik. Itu semua karena mereka adalah hasil "didikanku" sendiri. Di dalam kamar yang temaram, seorang wanita berlutut telanjang di atas ranjang dengan napas yang memburu. Pipinya merona merah, tatapannya sayu kehilangan arah, sementara bokongnya yang sintal tetap menungging tinggi di bawah cengkeraman tanganku.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as napas terasa berat
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Nahla Farisya
"Mari kita bercerai saja!" Ucapku tegas. Pria dihadapanku menatapku datar. Seolah apa yang ku ucapkan adalah lelucon sampah. Tak ada angin dan hujan aku meminta cerai. Padahal sandiwara-sandiwara ini sudah terasa memuakkan.
Hot Chapters
9.74.0K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as napas terasa berat
Read
+Library
Bad Princess (I Found You)

Bad Princess (I Found You)

Warning ⚠️⚠️⚠️ Adult romance (21+) Bijaklah sebelum membacanya, sesuaikan usia kalian! (Squel I Win You) "Tuan Putri," geram Beck seraya memisahkan kedua paha Jessie. Jessie terengah. "Jangan panggil aku seperti itu lagi." Beck melumat bibir Jessie dan tangannya meraba bagian paling sensitif yang Jessie miliki, menggodanya hingga pinggul Jessie meliuk-liuk dan wanita itu mengerang disertai napas memburu. "Lalu seperti apa aku harus memanggilmu?" tanya Beck dengan suara lembut dan bibirnya tersenyum menggoda. Jessie mencengkeram pergelangan tangan Beck dan menatap Beck dengan sendu. "Panggil namaku." 📌Happy reading, pembaca yang manis!
9.743.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as napas terasa berat
Read
+Library
PREV
1
...
910111213
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status