Our Secret Wedding
Tak ada keraguan dalam tatapannya hanya keyakinan yang dibentuk dari luka dan kesepian.
"I'm so sorry,Mas Javin", gumamnya. "We need do this Mas! ini satu-satunya cara yang bisa aku lakuin buat kita!".
Di meja, tergeletak sebuah notes book dengan sampul kulit hitam yang mulai memudar. Di dalamnya, tertulis rapi semua skenario yang ia bayangkan. Dari sapaan pembuka, menu makan malam, sampai detail kecil seperti musik yang akan di putar di suhu ruangan yang penuh romansa. Semua disusun seperti sandiwara yang ia sutradarai sendiri. Satu-satunya yang ia tidak bisa kendalikan adalah perasaanya sendiri yang memungkinkan semua rencananya berakhir gagal total.