Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

“Kalau kamu pernah lupa betapa kuat dirimu, aku akan selalu mengingatkan. Karena kamu membawaku pulang ke tempat yang sesungguhnya.” Aruna tersenyum, dan untuk pertama kalinya sejak menjadi ibu, ia merasa damai. Mungkin semua ini tak sempurna. Tapi bukankah rumah memang bukan tempat yang sempurna? Rumah adalah tempat yang penuh cinta, meski berantakan. Tempat mereka gagal, jatuh, bangkit, dan tetap memilih untuk bersama.
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 62 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Living With You

Living With You

Noah membutuhkan Ibunya saat ini, hanya Liana yang mampu membuatnya tenang Jam menunjukkan hampir pukul delapan malam. Noah mengemudikan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Tujuannya hanya satu, sampai secepat mungkin di mansion keluarganya. Untuk malam ini, Noah memutuskan untuk tidak pulang ke apartemennya. ***
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 23 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Jangan Pergi, Istriku

Jangan Pergi, Istriku

Sore ini, Ella sedang bersiap-siap untuk pulang ke rumah, setelah seharian berkutet dengan berkas-berkas di kantor. Hari ini sungguh melelahkan, dia membayangkan berada di ruangan spa, sungguh menyenangkan. Dia berencana memanjakan tubuhnya di SPA NEW STRENGHT, milik keluarganya. Tapi sebelum dia melangkah pergi, suara deringan di ponselnya menghentikan langkahnya.
4.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 162 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Go Away, Boss!

Go Away, Boss!

kata Hanum. “Oh. Ya udah. Kalian boleh keluar.” “Terima kasih.” *** Hanum dan Riyan memandang plakat yang tertulis Star Agensi. Mereka menghela napas lega secara bersamaan. Mereka bersyukur akhirnya sampai juga di agensinya Ariana. Mereka tadi menggunakan kendaraan umum karena mereka berdua belum ada yang memiliki mobil atau bahkan SIM. Hana mengelap keringat di dahinya. Siang ini terasa sangat panas karena mereka berjalan cukup jauh dari halte bis ke area distrik di mana Star Agensi berada.
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 134 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Come Back To Where I Should Belongs

Come Back To Where I Should Belongs

Tidak ada agenda sekolah. Namun Angelina tahu—selalu ada alasan mengapa seseorang memilih pergi. Dan alasan itu pasti berkaitan dengan putranya. Saat kembali ke dalam rumah, Angelina mendapati Kenzo sudah berada di ujung tangga. “Dia pulang?” tanya Kenzo heran. “Bukankah katanya hanya ke bawah mengambil air?” “Katanya dia lupa, besok ada eskul musik,” jawab Angelina, mengulang kebohongan yang sama.
523 viewsOngoingIdinagdag sa Library 10 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Dibuang oleh Keluarga

Dibuang oleh Keluarga

Kata Andy menghibur dengan acuh tak acuh. “Sudahlah, jangan pedulikan dia, aku sudah memblokir semua kartu banknya, kalau dia kehabisan uang, dia akan kembali.” Thomas mengeluarkan undangan, “Ini acara pernikahan putri Keluarga Fernando, kita harus pergi dan menyiapkan hadiah yang berlimpah.” “Tanpa bantuan Keluarga Fernando selama bertahun-tahun ini, keluargamu dan keluargaku tidak akan bisa tumbuh sebesar ini.”
6.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 167 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Lupa Cara Pulang

Lupa Cara Pulang

Suara-suara bisikan muncul dari segala arah, semakin keras seolah memaksa Rey mendengar. “Kau harus memilih…” gumam sosok itu pelan. “Masuk lebih dalam… atau kembali dan tinggalkan ibumu selamanya.” Rey mengepalkan tangan. “Aku tidak akan kembali sebelum menemukan Mama.” Sosok itu tersenyum. “Bagus. Maka saatnya Gerbang Kedua menguji hatimu.” ---
952 viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Life Must Go On

Life Must Go On

Dia membereskan semua barang-barangnya dan akan segera pulang. "Yay" panggil ryan "Saya akan keluar dari rumah kamu tapi enggak gini caranya. Kenapa enggak minta saya buat pergi?” Kata yaya "Enggak. Kamu enggak boleh pergi" ujar ryan "Saya tetap akan pergi, dengan atau tanpa izin dari kamu" Yaya berjalan keluar dengan tergesa. "Yay tunggu" cegah ryan saat yaya akan membuka pintu mobilnya
106.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 219 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Once Again

Once Again

Glen ikut duduk di sana. “Akhirnya kita kembali lagi ke tempat ini Ma, Glen sudah lama sekali menantikan hari ini. Entah kenapa rumah ini membuat aku nyaman dan selalu bisa membuat aku merasa dekat dengan Papa.” “Rumah ini cukup kecil sayang. Tapi kamu tenang saja, karena sebentar lagi kita akan pindah ke rumah omamu.” “Mama, di sini lebih tenang dan nyaman. Setidaknya rumah ini lebih besar jika dibandingkan dengan tempat tinggal kita di Inggris.”
2.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang let's go home
Read
+Library
Don't Leave Me

Don't Leave Me

goda Barry membuat wajah Amel memerah menahan malu “aku pulang dan siapkan stamina untuk besok.” Amel menatap mobil Barry yang semakin menjauh dengan segera Amel menutup pintu dan masuk ke dalam rumah. Amel menatap kedua kakak yang dicintai masih setia di ruang keluarga sambil menonton televisi, Amel menghampiri mereka dan langsung memeluk mereka dengan posisi Amel berada di tengah. “Kamu benaran sama duda itu?,” Musa membelai rambut Amel perlahan membuat Amel mengangguk “semoga dia terbaik buatmu.”
1067.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.5K Beses bilang let's go home
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status