Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat
Heri segera membuka matanya, dan hal pertama yang ia lihat adalah wajah Lia yang menatapnya, dengan cepat Heri meraup bibir sang istri dan menciumnya dengan lembut.
Setelah beberapa saat Heri melepaskannya dan membalas, "Ayok, kita mandi bareng."
"Hah, apa sih. Aku mau mandi dulu, kamu tunggu aja di sini," tolak Lia. Ia masih malu-malu dan belum pernah mandi bersama dengan lawan jenis meski itu suaminya sendiri.
Lia segera bangkit dari ranjang, saat kakinya menginjak lantai tiba-tiba ia mengaduh dan meringis.