Istana Dengan 2 Ratu
***
seminggu sudah aku kembali pulang ke rumah, Aku hanya menulis tanpa keluar kamar, aku menjadi pemurung, ku tulis semua kisahku dalam Sebuah Novel, ku tulis bagaimana dalamnya rinduku pada Askara, kami disatukan oleh Takdir dan dipisahkan oleh keadaan, ini sungguh membuat aku tidak baik-baik saja.
" Sayang, kau tidak akan keluar rumah? Ayolah ke Mall atau kemanapun, belanja baju baru atau apa, jangan terus menangis dikamar"
Ayah melihat tulisan Rindu yang aku buat di bukuku.
" Kau merindukan laki-laki yang tidur dengan wanita lain, dimana akal sehatmu, biarkan Askara bahagia, kau mulailah hidup barumu, Askara masih tidak mau menanda tangani surat cerai yang aku kirim, ini akan lama, kecua
Hot Chapters