Aster [Indonesia Ver.]
Langit dapat melihat wanita dan lelaki paruh baya di dalam layar tengah menunjukkan buku yang tampaknya baru mereka beli, keduanya tersenyum sumringah.
“Ayah sama bunda ngapain beli, padahal bisa minta sama Langit,” ujar Langit sambil tersenyum lembut pada dua manusia yang amat dicintainya.
“No, no, no.” Kali ini suara tersebut berasal dari Jerry. “Suatu kebanggan bagi ayah dan bunda saat membeli novel ini dan mengatakan pada orang-orang di sana, bahwa ini novel karya Langit Danendra Adyaksa, anak laki-laki ayah dan bunda satu-satunya,” ujar Jerry memandang Langit penuh kebanggaan.
Hot Chapters