Mengubah Kehangatan Menjadi Penyesalan
"Kana adalah putri yang kudapatkan di usia tua. Ibunya juga pergi lebih dulu. Dalam hidup ini, aku cuma punya satu anak perempuan. Sejak kecil dia kuperlakukan seperti permata berharga. Sekarang, dia bersikeras mau menikah denganmu. Tanda tangani dua dokumen ini, dan aku bakal menyetujuinya."
Marcel menunduk.
Yang pertama adalah surat cerai. Tanpa berkedip sedikit pun, dia langsung menandatanganinya.
Yang kedua adalah perjanjian pranikah. Saat melihat klausul yang berbunyi, 'Jika suatu hari terjadi perceraian dengan alasan apa pun, pihak pria bersedia keluar tanpa membawa harta apa pun,' ujung penanya sempat terhenti. Setelah terdiam cukup lama, Marcel tetap menorehkan tanda tangannya dengan