Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Idaman Tuan Ares

Istri Idaman Tuan Ares

Bibi Mina (istri Paman Pram) ikut menimbruk. “Di mana-mana?” gumam Mareta dalam hati. “Apa maksudnya?” Ares hanya membalas kata-kata mereka dengan senyuman. Sementara Anggun sendiri, ia justru berdiri di belakang Ares sambil mengagumi kue besar uang menjulang tinggi sekitar satu meter di hadapannya. “Ngomong-ngomong, kapan kalian menikah?” tanya Paman Pram pada Rangga yang sedari tadi mempertontonkan kemesraan dengan saling menggandeng tangan tanpa mau lepas.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
Om, I Love You!!

Om, I Love You!!

Dan itulah pertama kali Haris sembuh dari phobianya akan hujan. "Rainia dan Rainoa, gimana?!" "Rainia?" Brisya berpikir sejenak. "Hujan. Saat itu kita melakukannya ketika hujan turun di gunung itu. Kamu masih ingat?" Brisya tersenyum dan tersipu. Ia mengangguk. "Queen Rainia Bibrata dan King Rainoa Bibrata, gimana? Keren, kan?!" Haris berbinar.
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 612 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
Playboy in Love

Playboy in Love

Lani terlihat memejamkan mata sesaat. "Kalau Mas bercanda terus kapan kita berangkatnya?" "Lebih baik bercandain istri daripada godain cabe, 'kan, Lan?" "Mas Erick!" "Oke, cus berangkat!" *** Di penghujung bulan Desember, musim penghujan mulai melanda beberapa daerah di Indonesia, termasuk Bogor yang memang mempunyai julukan Kota Hujan. Di sebuah kamar mandi dalam rumah besar itu, terlihat seorang perempuan tengah berdiri di depan wastafel. Tangannya tampak menggenggam sebuah benda kecil dengan dua garis merah.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
Parade 1000 Jin : Kitab Sidhimantra

Parade 1000 Jin : Kitab Sidhimantra

Titttt [Kami himbau kepada seluruh warga Malang Raya agar tidak bepergian keluar rumah, karena curah hujan yang cukup intens telah menyebabkan banjir hampir di seluruh wilayah Malang Selatan dan sekitarnya.] Tittttt
102.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

" Nenek, ayo.... rumahnya sudah siap. Kita harus cepat sebelum hujan turun. " Sasmi mengajak Lilia bergegas karena mendung gelap sekali. Di tambah mereka juga sudah kelelahan saat ini. Tepat ketika Sasmi dan Lilia sudah masuk ke dalam rumah hujan turun dengan derasnya. Bahkan terlihat juga petir yang menyambar. Sasmi melenggang pergi meninggalkan Lilia. Dia sudah lelah, apalagi jika di ajak berdebat. Bisa bisa dia bertindak anarkis dan berbuat kasar pada Lilia.
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

“Ini adalah bulan Oktober di Dinasti Minggana. Namaku Sahana, aku juga dijuluki sebagai Putri Suci Pembawa Berkah. Aku ingin mewakili seluruh rakyat Kalika untuk meminta para dewa menurunkan hujan untuk mengakhiri kekeringan di tanah ini.” “Wahai para dewa yang agung, yang menerangi langit, turunkanlah hujan yang bisa menyuburkan tanah agar segala makhluk hidup mendapatkan berkah. Aku harap para dewa bisa mengabulkan permintaan rakyat. Di sini, aku berdoa dengan setulus hati.” Syakia mengucapkan setiap kata dengan jelas dan tulus. Selanjutnya, terdengar bunyi gendang di bawah panggung. Para pria dan wanita yang mengenakan jubah upacara mulai menarikan tarian permohonan hujan di sekitar altar
9.3257.5K viewsCompletedAdded to Library 6.2K Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Show Reviews (46)
Read
+Library
Iba Asradaya
maaf aku tinggal ya, ceritanya muter gak kelar², iklan puanjaang q bab harus nonton 3 iklan dgn durasi yg udah gaj masuk akal. ternyata sm dgn novel² yg lain ditinggal ditengah² bisan dan cari novel yg lain ...
Sinta Clara
makin lama iklannya makin panjang durasinya.kalau ceritanya ngga bener bener bagus jd males bacanya .novel ini termasuk salah satu yg gw pertahanin buat terus dibaca.makanya pertahanin thor alur ceritanya.jangan kebanyakan muter kayak novel yg lain
Read All Reviews
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

Di punggung bawahnya, terdapat tato kecil berbentuk mawar hitam simbol kekuasaan tiran yang dia emban. "Hari ini adalah jadwal Audiensi Pagi dengan para selir di Taman Teratai, Yang Mulia," lapor kepala pelayan dengan suara gemetar. Dia bahkan tidak berani menatap bahu Lia yang terbuka. “Audiensi Pagi? Dengan para selir? Memang ada berapa banyak selirku saat ini?” tanya Lia, pelayan pun kebingungan. “10 Yang Mulia.” “Se-sepu-luh??”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

ita tentang segala macam hal, Ari dia adalah tetanggaku anaknya pendiam dan ramah, sangat baik, "koen gak tau turu omah tah not, kok mesti turu musholla tok". (Kamu tidak pernah tidur dirumah kah not, kenapa selalu tidur dimusholla) tanya nya ketika semua sedang hening tak bersuara. Aku hanya mengangguk sebagai jawaban singkat ku, memang setiap malam kuhabiskan disini, dimusholla ini, aku hanya akan tidur dirumah jika aku merasa sakit atau tidak enak badan, kadang hujan pun tak menjadi penghalang untuk ku pergi kemusholla ini, dan ini yang membuatku dikenal oleh beberapa orang tetangga. kami akan mengabiskan malam dengan bercanda, bermain bersama bahkan kita akan berpura-pura untuk tidur jik
3.0K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

jawab Senja dari belakang. Bima membalikkan tubuhnya dan melihat Senja berdiri diambang pintu dengan senyum simpul. *~*~*~*~* Hujan turun di senin sore yang melelahkan bagi kebanyakan orang. Lalu-lalang motor dijalan raya pun tidak tampak karena hujan yang mengguyur begitu lebat. Kecuali beberapa orang yang berani menembus hujan dengan menggunakan jas hujan. Lain halnya dengan Dipta R. Maheswara.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Hujan Sejuk menyergap Bersandar bersama kedatanganmu Hujan sunyi kudapat Bersama heningnya malam Dalam relung terdalam Hujan Rintikmu bagai bui dilautan Membasahi bumi yang kehausan Hujan Indahnya malam Bertabur cahaya Lampu jalan Hujan Aku sendirian Menanti dia Yang hidup dalam bayang pekerjaan “Heeeeeeeehm...” Aku tak menyangka pilihanku menghabiskan waktu 2 hari kemarin dikamar hotel menikmati kenikmatan dunia akan ku sesali saat ini. “Tau begini,aku pasti akan membuat jadwal padat untuk berkeliling Bali..”gerutuku “Ya tuhaaan,maafkan aku jika belum bisa jadi istri yang baik..tapi aku kesaaaaaal “kataku kemudian sedikit berteriak menengadahkan kepala ke atas berbicara dengan sang pemilik
103.1K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as bersama hujan 18 tien kumalasari
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status