Pernikahan adalah perjalanan panjang dengan pasang surut, dan menemukan pasangan mencintai orang lain seperti ditampar oleh kenyataan pahit. Pertama, coba evaluasi hubungan kalian dengan tenang—apa yang kurang, apakah komunikasi sudah mati, atau apakah dia hanya mencari pelarian? Terkadang, orang jatuh cinta pada orang lain karena merasa tidak didengar.
Cobalah berbicara dari hati ke hati tanpa emosi meledak-ledak. Tanyakan apakah masih ada kemungkinan untuk memperbaiki hubungan. Jika dia sudah benar-benar memutuskan, memaksa hanya akan menyakiti kedua belah pihak lebih dalam. Prioritaskan diri sendiri: terapi, dukungan teman, atau hobi seperti membaca 'Norwegian Wood' bisa membantu proses healing. Hidup terus berjalan, dan kadang melepaskan adalah bentuk cinta terakhir.