Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
No One

No One

Aku berfikir sepertinya ada satu ruangan yang masih belum dicek. Aku pergi ke ruangan yang disebutkan dibawah batu tadi, ya itu adalah black room. Entah ruang apa itu, aku harus mencari Cia dan juga mengambil bendera tersebut. Hitung-hitung bisa dapat freepass juga kan hahahhaa Sesampainya di black room aku langsung mencari-cari Cia. Seperti namanya, ruangan ini sangatlah gelap dan aku tak bisa melihat apapun yang ada disini.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as one direction space
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

### Teaser One More Time #4-Korban Bencana Patah Hati (2) “Lompat aja, gih.” Suara mengejek dan terkesan datar itu menginterupsi jalan pikiran Fian. Dia menoleh cepat dan menemukan sosok Eriska di sampingnya. Gadis itu menaruh kedua tangannya di atas pembatas atap gedung dan menatap hamparan langit di depannya. Dibiarkannya rambut panjangnya dimainkan oleh angin yang berhembus lumayan kencang. Langit nampak mulai mendung. Mungkin, sebentar lagi hujan akan turun.
6.7K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as one direction space
Read
+Library
BABY FOR WE (Little Space)

BABY FOR WE (Little Space)

Sedangkan Bara asyik memainkan lego-legonya di atas kasur putih dengan motif beruang. Kami mengobrol beberapa hal tentang anak itu. Seperti namanya dan juga apa yang ia alami. Syukur sekali rasanya bertemu suster yang ramah dan frendly diajak bicara. Dengan tenang ia menjelaskan apa itu "little space".
2.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as one direction space
Read
+Library
AFTER ONE NIGHT STAND

AFTER ONE NIGHT STAND

ujar Nadio sambil membimbing Karmila ke arah ruang tunggu. Mereka mengambil duduk di sisi terluar ruang tunggu agar bisa melihat lalu lalang orang yang keluar masuk lobby. Mereka harus tetap waspada dengan sekeliling. Nadio mengambil ponsel dari kantong celana. Beberapa saat membuka menu lalu mencari nomor kontak Madam Alexa. Nadio menyentuh layar dan mendengarkan nada tersambung dari ponsel. "Selamat sore, Pak Nadio. Ada di mana sekarang?" Terdengar sapaan ramah dan sopan dari ujung telepon.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 492 Times as one direction space
Read
+Library
The First and Only One

The First and Only One

Andrea dalam keadaan tidak sadar, dan ia tidak seharusnya memaanfaatkan keadaan ini. Dengan cepat Dimas melepaskan ciuman mereka. Ia bangun dan mengembuskan napasnya dalam. Menahan semua yang ia rasakan saat ini. Ia harus melakukan sesuatu agar Andrea sadar. Mungkin merendam Andrea dengan air dingin bisa menghilangkan pengaruh obat itu. Ia hendak mengangkat tubuh Andrea, tapi belum sempat ia melakukan sebuah suara menghentikannya dan membuat tubuhnya membeku di tempat.. "Apa yang kalian lakukan?" ***
107.2K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as one direction space
Read
+Library
(Not) One Night

(Not) One Night

Evelyn tentu ingat jelas kenapa sekarang dia berada di sebuah kamar hotel. Evelyn melihat sekeliling, dan tak ada orang lain selain dirinya di sana. Dengan buru-buru Evelyn mematikan alarm ponselnya. Setelah itu Evelyn berdiri dan berjalan memasuki kamar mandi dengan selimut yang masih melilit di tubuhnya. Kamar mandi pun kosong, tak ada siapa-siapa. Membuat Evelyn yakin sekali kalau dia memang sendirian di sana.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as one direction space
Read
+Library
After One Night Stand

After One Night Stand

Amora menatap penampilan Lynette dengan monokini yang ia kenakan. Senyum geli tampak di wajah Lynette. “Aku sangat menghargai pujianmu, Amor.” “Aku serius.” “Baiklah, aku percaya. Ayo kita keluar.” “Ya.” Amora segera memeluk lengan Lynette, mereka melangkah bersama menuju ke arena kolam renang di kapal pesiar itu. Saat mereka sudah dekat dengan tempat tujuan mereka, mereka sudah mendengar suara musik yang dimainkan oleh DJ yang diundang khusus oleh Nathan.
1045.6K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as one direction space
Read
+Library
ONE DAY IN MY LIFE

ONE DAY IN MY LIFE

Di Kamar Max Demi mengusir rasa emosi yang kembali muncul Max memutuskan untuk mencari ketenangan dengan menguyur seluruh tubuhnya dengan air dingin. Ketika air terus turun membasuh kepala Max, satu demi satu ingatan melintas secara berurutan tentang keluarganya. Ingatan tersebut membuat Max merasa terganggu lalu ia mengeluarkan kepalanya yang terguyur air. Max menyeka tetesan air di wajahnya. "Aku benci mengingat semua ini..."
2.0K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as one direction space
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status