Yang Terpilih
Ketika tawa kami berhenti saat teriakan ‘mulai’nya terdengar, Warsito, sang juri dadakan menghitung keras-keras, “Settong! Duwa’! Tello’[8]!”
Aku menggerakkan kaki cepat, seolah menggali. Ini cara yang dulu Bapak pernah tunjukkan padaku. Porak-porandakan pasir pantainya, maka demmes-demmes kecil itu akan terlihat muncul dari kedalaman pasir basah.
Beberapa demmes itu mulai terlihat dan seperti berusaha menyelamatkan diri, mereka akan bergerak cepat dengan menjulurkan ‘kaki’nya masuk kembali ke dalam pasir pantai.