Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIPAKSA JADI JODOH

DIPAKSA JADI JODOH

Namiya
Orang gila mana yang habis dikhianati kekasihnya, justru malah menikah dengan orang asing? Orang gila itu adalah Hania. Dan orang asing mana yang tiba-tiba mengajaknya menikah? Dia adalah Kenan, atasan Hania yang terkenal suka gonta-ganti cewek! *** “Kita harus menikah, Hania!” “Pak Kenan mimpi buruk apa lagi?!”
Romansa
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Pada hari itu, saat orang tua dan saudara perempuanku masih bekerja di luar negeri memberitahuku tiba-tiba bahwa aku adalah generasi kedua dari keturunan orang kaya dengan kekayaan trilyunan dolar!Gerald Crawford : Aku adalah keturunan kedua orang kaya?
Urban
924.9M DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (23619)
Baca
Tambahkan
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
TAKDIR

TAKDIR

May Rafani
Berpisah dengan suami saat masih saling mencintai, menjadi orang tua tunggal, ditinggalkan untuk selama-lamanya oleh kedua orang tuanya, dan masih banyak lagi penderitaan yang dialami oleh Ratih Mardiana Rahayu atau yang biasa dipanggil Ratih. Ratih adalah gadis yang terlahir dalam keadaan yang serba kecukupan. Kedua orang tuanya adalah pengusaha. Namun semuanya berubah setelah berbagai hal yang menimpanya. Ratih selalu menerima dengan ikhlas. Namun ternyata dia melewatkan sesuatu, yaitu penyebab kematian kedua orang tuanya. Ia awalnya mengira bahwa yang dialami kedua orang tuanya adalah murni kecelakaan, namun kemudian ia harus menerima kenyataan bahwa yang dialami orang tuanya bukanlah kecelakaan yang wajar. Ada orang yang memang mengharapkan kematian kedua orang tuanya. Ratih berjuang mendapatkan jawaban dari semua tanda tanya dalam hidupnya.
Lainnya
105.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Jariku Terpotong, Godfather Menangis di Penjara

Jariku Terpotong, Godfather Menangis di Penjara

Demi merebut cincin pusaka keluargaku, tunanganku, Luca memotong jariku dengan pemotong cerutu. Dengan bangganya ia menyematkan cincin itu ke jari Putri Keluarga Oller, Sophia. Luca mengejekku, “Pantaskah seorang yatim piatu sepertimu memakai pusaka Keluarga Will, simbol sang Godmother?” Sophia memamerkan cincin itu sambil berpura-pura tersenyum lembut dan berkata, “Kak, jangan marah ya. Nanti biarkan Luca menggantikanmu dengan satu jari emas, gimana?” Seluruh tamu menertawakanku, tapi aku juga ikut tertawa. Sambil menghapus air mata, aku bertepuk tangan pada Luca dan berkata, “Selamat ya, Luca.” “Dengan satu jariku, kamu menukar seluruh jalan hidup Keluarga Will.” Melihat wajahnya yang kebingungan, aku tersenyum kejam. “Kamu pikir itu hanya sekedar pusaka?” “Bukan. Itu adalah kunci tunggal untuk mengaktifkan aset triliunan atas namaku.” “Sejak cincin itu lepas dari tanganku, Keluarga Will sudah resmi memulai hitungan mundur menuju kebangkrutan.”
Cerita Pendek · Mafia
2.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Saksi Gairah, Bukti Pengkhianatan

Di bawah meja pengacara yang sedang menyusun surat cerai, jariku yang lembut meraba jauh ke dalam relung jiwaku. Aku memejamkan mata, seolah bunga yang lama kekeringan kini disirami embun manis, terbang melayang dalam nikmat yang memabukkan. Tiba-tiba, kursi empuk di bawah pinggulku berubah menjadi tubuh pria yang tegas dan kuat. Tangan pria itu mulai menyentuh kulit putihku dengan penuh kelembutan...
Cerita Pendek · Gairah
13.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kekasih Gelap yang Dicampakkan

Kekasih Gelap yang Dicampakkan

Abang sedang berkumpul di luar. Aku pergi menjemputnya. Aku pun mendengar abang sedang bertanya pada Oscar Nando, “Bukannya kamu sudah punya kekasih? Padahal sudah selama ini, aku masih nggak pernah bertemu dengannya.” Tiba-tiba aku merasa gugup. Aku sudah berpacaran tiga tahun dengan Oscar. Hanya saja, hubungan kami masih dirahasiakan, tidak diketahui oleh siapa pun. Oscar membalas dengan suara malas, “Dia bukan kekasihku. Aku hanya untuk habisin waktu saja. Aku juga nggak berencana untuk menikah.” Aku mengepal erat tanganku, langsung membuka pintu ruangan.
Baca
Tambahkan
Malam Panas, Hati yang Membeku

Malam Panas, Hati yang Membeku

Pada hari penglihatanku pulih, di kamar mandi aku melihat satu set pakaian dalam wanita yang bukan milikku. Aku menyembunyikan hal itu, ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Di siang bolong, Morin pulang lagi untuk memasakkan makananku. Saat aku makan, seperti biasa dia memutar musik untukku. Dia berkata, "Mia, hatiku terasa sakit melihatmu nggak bisa melihat. Semoga musik bisa membuatmu lebih bahagia." Namun kali ini, di tengah suara musik yang memekakkan telinga, aku melihat seorang wanita duduk di pangkuan Morin. Dengan kasar Morin merobek tali bahu wanita itu, meninggalkan bekas merah gelap di kulitnya yang putih. Wajahnya yang penuh gejolak nafsu tepat menghadap ke arahku. Seperti biasanya, aku meraba-raba menaiki tangga, lalu menekan nomor yang sudah lama tak pernah kuhubungi. "Yuvan, aku setuju jadi pengganti cinta pertamamu." "Tapi kamu harus membantuku satu hal."
Baca
Tambahkan
Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Pertaruhan Hati di Tengah Dendam

Selama enam tahun, aku diam-diam menjalin hubungan dengan saudara tiriku, Draven, yang juga ahli waris keluarga mafia. Setiap malam, sentuhannya menjelajahi tubuhku, penuh hasrat yang mendesak. Tatapan yang dia berikan padaku di saat-saat intim itu membuatku percaya bahwa akulah satu-satunya perempuan yang mampu menyalakan gairah seperti itu di dalam dirinya. Sampai satu bulan lalu, ketika aku mengetahui bahwa aku hamil. Sehari sebelum Hari Valentine, aku masuk diam-diam ke ruang kerjanya, berniat memberinya kejutan. Dari celah pintu, aku mendengarnya berbicara dengan Rian, penasihat keluarga. "Kamu belum bosan dengan Alana, adik tirimu itu? Pertunanganmu sudah tinggal menunggu waktu. Jangan bilang kamu benar-benar jatuh cinta padanya." Senyum dingin terukir di wajahnya. "Jatuh cinta padanya? Dia hanya target yang terlalu mudah, datang sendiri ke dalam genggamanku. Terlalu sayang jika dilewatkan." "Ibunya telah membuat ibuku mati sebelum waktunya. Enam tahun ini adalah harga yang harus dia bayar. Dan dia pantas menerima semuanya." "Dan seperti yang sudah kukatakan, istriku kelak hanya Sabrina Santoso. Tidak akan ada yang lain." "Pernikahan itu akan mengamankan jalur penyelundupan pelabuhan Keluarga Santoso dan hanya itu yang penting." Jadi, cinta yang selama ini kupercaya hanyalah sandiwara balas dendam yang disusun dengan rapi. Setiap pelukan darinya hanyalah kebohongan yang terencana. Baiklah. Sudah saatnya aku dan anak kami yang belum lahir lenyap sepenuhnya dari hidupnya.
Cerita Pendek · Mafia
17.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Kau Pilih Dia, Aku Bawa Anakmu Pergi!

Malam sebelum aku seharusnya menikah dengan pewaris Keluarga Moro, aku mendapati rentetan 99 pesan teks mesum di ponsel Leo, tunanganku. Seorang wanita bernama Via Cokro, memberi tahu Leo bahwa dia mencintai Leo. Sangat mencintainya. Tanpa tahu malu sama sekali. Dia memohon pada Leo supaya membatalkan pernikahan kami, mengancam akan bunuh diri jika Leo tetap melanjutkan pernikahan ini. Aku langsung bereaksi. Aku menyodorkan ponsel itu ke wajah Leo untuk menuntut penjelasan. Keheningan terasa abadi sebelum Leo akhirnya angkat bicara. "Kakaknya itu Alan, wakilku. Dia kena tembak demi aku. Aku sudah janji padanya akan menjaga adiknya." "Jeny, kita tumbuh bersama. Kamu tahu cuma kamu satu-satunya di hatiku. Aku janji bakal urus ini, aku akan memutus hubungan dengannya." Aku mencari kebohongan di mata Leo. Akhirnya aku menelan rasa getir dalam tenggorokanku dan memilih untuk memercayai Leo. Pernikahan pun tetap dilanjutkan. Pernikahan ini bukan sekadar tentang kami berdua. Ini adalah perjanjian yang ditandatangani dengan darah antara dua keluarga. Dan, Tuhan tolong aku, aku masih mencintainya. Namun, di hari pernikahan kami, saat kami berdiri di altar dengan janji yang hampir diucapkan, Leo menerima telepon. Itu dari dia, Via. Dia sedang berada di jembatan dan mengancam akan melompat. Menuntut supaya Leo segera datang sekarang juga. Cincin berlian yang hanya sejengkal dari jariku, jatuh berdenting ke lantai batu gereja. Tidak ada sepatah kata pun. Tidak ada satu pun penjelasan. Leo pergi begitu saja. Meninggalkanku, keluarga kami, masa depan kami... Meninggalkanku berdiri sendirian di altar. Dalam kabut air mata, aku berteriak padanya, "Leo, kalau kamu keluar dari pintu itu, kita putus!" Jawaban satu-satunya dari mulut Leo, diucapkannya sambil berjalan menjauh, "Dia butuh aku." Leo tidak pernah menoleh ke belakang. Aku pun menghilang dari dunia Leo dan tidak pernah menoleh ke belakang sambil mengandung anaknya.
Cerita Pendek · Mafia
7.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
Cerita Pendek · Mafia
10.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3031323334
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status