Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Petaka Satu Malam

Petaka Satu Malam

Wajar sih, mungkin saja Taki fokus pada studinya. Taki memang banyak berubah, terlihat keren dengan jas hitam yang membalut tubuhnya. Mata sipitnya memberi kesan tersendiri, rambutnya dicat pirang. Wajahnya benar benar khas Jepang. "Gue aneh ya sekarang," tutur Taki. "Gak papa. Lo keren kok," puji Kiara, sembari memandangi Taki sambil tersenyum.
8.715.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 551 Beses bilang peci miring
Read
+Library
Petaka Dua Garis

Petaka Dua Garis

Mengapa rupaku begitu macho tapi nyaliku bahkan kalah dengan milik si Azka yang badannya bahkan kerempeng seperti pemuda Ethiopia kekurangan protein. Mobil masih kupacu dengan kecepatan sedang. Akan tetapi, sungguh aku kebingungan hendak kemana akan kubawa. Ke mana harus kucari Mira? Tak mungkin Azka kembali ke kontrakannya dulu. Pasti rumah itu telah beralih sewa pada pemilik baru. Terlebih rumah tersebut berada di kawasan strategis, dekat perkantoran. Sudah barang tentu banyak yang tertarik untuk menyewa.
1032.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang peci miring
Read
+Library
Bidadari Spesial

Bidadari Spesial

Bersambung Ditengah perjalanan mengikuti mobil BMW X4 warna hitam milik Satya dan Dirga, tiba-tiba mobil yang dinaiki Hilya berhenti di pintu gerbang sebuah masjid ketika kumandang adzan magrib terdengar. Seorang laki-laki berbaju seragam hitam menghampiri mobil Hilya untuk bertanya. "Kenapa berhenti?" "Mbak Hilya mau solat magrib dulu mas," jawab Pak Jamal sopir Hilya.
109.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 314 Beses bilang peci miring
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Ide-idenya terbilang aneh atau bahkan ekstrim. Kemudian Jeni menyadari sesuatu. Ia mengangkat wajah Linda. “Kemana mocem-mu?” Mocem singkatan dari Moisture Chamber. “Rusak.” “Aduh, apakah matamu baik-baik saja?” Jeni memeriksa keadaan mata Linda. “Perih ma.” “Wah, iritasi merah. Kok bisa rusak?” tanya Jeni segera mengambil obat mata dari kotak P3K.
106.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 229 Beses bilang peci miring
Read
+Library
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Tengku dan kedua saudaranya lebih mendekat ke area Tumpeng tersebut yang tak jauh dari peberadaan keluarga istana. Detik detik pemotongan sedang berlangsung. Tiba tiba saja sebuah serangan misteris datang tidak tahu dari mana arah datangnya. Semua panik dan berhampuran tak karuan menyelamatkan diri. Begitu juga dengan Tengku. Ia tanpa sadar berlari mendekati singasana keluarga kerasaan yang terpampang indah dalam acara pesta pernikahan.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 124 Beses bilang peci miring
Read
+Library
Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Tabib Sakti Tak Terkalahkan

potong Mia kembali. "Oh ya, kenapa? " tanya Mai penasaran. "Untuk membuktikan normal atau tidaknya, tidak bisa dilihat dari itu. Setahuku setiap pejantan yang normal baik itu elf, manusia, iblis, bahkan beast sekalipun di bagian selangkangannya pasti ada yang berdiri tegak jika mereka sedang terangsang!” “Anak muda ini tidak terlihat seperti itu, maka dari itu aku sangsi akan kenormalannya!” ujarnya yang membuat Shizi tak bisa berkata kata.
9.4163.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.8K Beses bilang peci miring
Ipakita ang mga Review (29)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Basahin ang Lahat ng Review
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Part20 Usai makan siang, aku dan mas Alif bersantai-santai di depan etalase toko yang terisi smartphone, dengan harga yang bervariasi, milik mas Alif. "Dek, tuh Aisya ...." Mas Alif sambil menunjuk dengan bibirnya, ke arah Aisya yang terlihat berlari kecil dengan mengenakan gamis berwarna maroon serta kerudung warna senada. Ia terlihat begitu panik menuju ke arah toko kami.
10100.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.9K Beses bilang peci miring
Read
+Library
Sosok yang Spesial

Sosok yang Spesial

“Papa... Papa...” “Cepat temani aku main balapan. Mama cupu banget.” Kevin refleks berdiri dan menyahut. Saat hendak berjalan keluar, dia tiba-tiba menoleh ke arahku dan berkata, “Aku main sebentar dengan Rio, dia masih anak-anak, sedangkan Nikita...” Aku langsung memotong ucapannya. “Nggak perlu banyak penjelasan. Aku percaya.”
27.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 974 Beses bilang peci miring
Read
+Library
PESONA

PESONA

Para pemain wanita menjadi iri pada Yemi karena akan mendapat ciuman dari Tama sedangkan Yemi terlihat begitu sombong pada wanita-wanita di lokasi syuting sampai mengibas rambutnya saat melewati para pemain wanita seakan dia adalah ratu kerajaan yang lewat. Semuanya sudah mengambil tempat posisi masing-masing, Yemi sudah berdiri di depan tumbuhan teh dengan keranjang di belakang punggungnya dan topi mirip tudung saji layaknya gadis desa yang merupakan pekerja di perkebunan teh. Tama sendiri sudah mengambil posisi sedikit jauh dari Yemi, sutradara dan kameramen sudah di posisi masing-masing sesuai tugas masing-masing.
1016.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 479 Beses bilang peci miring
Read
+Library
Petaka Reuni

Petaka Reuni

Bab 1 Rumah bertipe 27 dengan cat hijau muda itu tampak dipenuhi daun kering yang berserakan karena terus dibiarkan dalam waktu yang cukup lama. Daun-daun tersebut berasal dari pohon mangga di depan rumah yang daunnya berguguran di setiap musim panas itu. Daun kering itu terus menumpuk, bahkan sebagian yang berada di dasar juga mulai lembab dan membusuk.
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 111 Beses bilang peci miring
Read
+Library
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status