Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perangkap Cinta Sang CEO

Perangkap Cinta Sang CEO

jawab Aidan membuat Malikha jadi meneteskan airmatanya. "Aidan, aku tidak bisa menerima semua ini. Bagiku aku sudah melupakan yang kamu lakukan beberapa minggu lalu itu. Aku tak mau membahasnya lagi." Aidan semakin tersenyum kemenangan. Malikha yang pemurah dengan gampangnya bisa memaafkan serta melupakan yang Aidan sudah berikan untuknya. Ia tak tahu jika sikapnya itu akan berbuat pahit.
8.823.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai pelan-pelan melupakan
Baca
+Pustaka
Aduh, Pelan-Pelan, Bos

Aduh, Pelan-Pelan, Bos

Ia ingin mengatakan kepada mereka seolah-seolah mencampakkan wanita sepertinya sangatlah merugi. Bangun di pukul delapan pagi, mandi, lalu pergi ke mana pun ia mau. Untuk sesaat ia ingin melupakan segala permasalahan yang ada. Karin lebih banyak membaca hal-hal positif mengenai wanita yang bisa membuatnya naik glow up. Memperbaiki penampilan, belajar merias wajah, lalu bertutur kata.
1069.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pelan-pelan melupakan
Baca
+Pustaka
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Finn sadar kembali dan dengan sangat menyesal berkata, “Maaf, Nenek. Aku pasti kehilangan akal untuk sesaat." Zetty tersenyum dan berkata, “Kurasa kau terlalu merindukannya.” Finn mengangguk pada Zetty. Melihat rasa sakit di mata Finn, Zetty memikirkannya dan berkata, “Aku punya Pelet Pelupa di sini. Aku akan memberikannya padamu. Setelah kau memakannya, kau akan bisa melupakan gadis itu. Aku pikir kau tidak akan begitu kesakitan dengan cara ini.”
9.43.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93.0K kali sebagai pelan-pelan melupakan
Tampilkan Ulasan (884)
Baca
+Pustaka
Syadia Lydia Kurui
Ada kalahnya cerita ini mendatar..tapi Ada kalaNya sangat membuat pembaca berimosi..mengikut rentak cerita.. saya suka membacanya..walaupun cerita terkadang rumit untuk saya fahami bahasanya.. cerita Yang sangat panjang..tapi best......️...️...️ apakah cerita ini Akan Di nasihatkan?
Lia Wu
pengen baca tapi bab nya buanyak banget, udah mager duluan takut muter muter banyak drama,,, tang udah baca spill donk, didalamnya ada 2 cerita atau cuma 1, biasanya kan nyambung sama kisah percintaan anaknya
Baca Semua Ulasan
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Atau bisa jadi, saat ini mereka sedang mentertawakan nasib Byanca yang terjebak rasa. Melupakan seseorang yang pernah singgah bahkan bertahta di hati bukanlah perkara mudah. Banyak rintangan dan upaya dalam melakukannya. Tidak bisa dihitung berapa lamanya, itu akan berkerja dengan sendirinya. Seseorang yang lupa ingatan saja masih punya kesempatan untuk mengingat seseorang yang benar-benar disayang. Jadi, tidak perlu rumus fisika untuk melupakan dia. Yang terpenting jangan sampai masuk kembali dan terjebak pada rasa itu. Ambil waktu untuk merenungkan tapi jangan ambil waktu untuk mengingat janjinya.
1047.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pelan-pelan melupakan
Baca
+Pustaka
Asmaraloka

Asmaraloka

“Aku takut aku tidak akan bisa melupakan semua yang terjadi. Aku takut aku tidak bisa melangkah maju.” “Kita tidak akan melupakan semuanya,” jawab Ain, suaranya tetap penuh kehangatan, “tapi kita bisa membuat kenangan baru. Kenangan yang lebih baik. Itu saja yang bisa kita lakukan. Jangan biarkan masa lalu mengatur masa depan kita. Kita punya kesempatan untuk memulai lagi.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai pelan-pelan melupakan
Baca
+Pustaka
Gelora Hasrat Kakak Ipar

Gelora Hasrat Kakak Ipar

"Melupakan? Lagi? Kau pikir seseorang bisa khilaf berkali-kali?" "Nyatanya kita khilaf berkali-kali kan? Jadi, mari kita lupakan yang ini juga, Luca! Aku permisi, Daniel pasti mencariku, tolong jangan mengatakan apa pun tentang yang barusan!" seru Belinda yang buru-buru keluar dari kamar Luca. Luca yang ditinggalkan pun makin frustasi sampai ia pun tertawa kesal. "Melupakan dan melupakan lagi! Sial! Kalau tahu akan dilupakan, seharusnya aku langsung menidurinya saja. Jadi hasratku terlampiaskan dan kami juga akan berakhir melupakan! Sial, Belinda! Sial!"
10289.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai pelan-pelan melupakan
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

“Secepatnya, Cipta,” ucap Rain pelan, nadanya dingin namun terkontrol. “Kita kasih dia waktu buat senang-senang dulu. Habis itu… waktunya dia hilang.” Rain tersenyum tipis, nyaris seperti tawa yang tertahan.
10502.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.6K kali sebagai pelan-pelan melupakan
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Kakak Author ini ceritanya bagus-bagus. Suka semua. BTW aku juga Author, tapi masih keren kamu. Salam kenal, Kak. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe suka ceritanya kakk daraa...... makasi kakkk
Baca Semua Ulasan
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Aku tidak menghapus nomor kontak WhatsApp Yuna, meskipun aku pikir dia tidak akan pernah menghubungiku lagi. Di WhatsApp, dia menulis: "Sedang apa?" Aku berpikir sejenak, dan akhirnya memutuskan untuk tidak membalas. Menggaruk kembali luka yang sudah kering adalah hal yang bodoh, biarkan saja luka itu sembuh dengan sendirinya. Kemudian Yuna mengirimkan dua pesan lagi, bertanya, "Sedang apa?" Aku tidak membalas, dan dia tidak mengirimkan pesan lagi. Aku rasa dia hanya ingin mencoba, dan aku pikir dia mengerti sikapku.
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai pelan-pelan melupakan
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Udara bergemuruh lembut. “Karena untuk memulai yang baru, kau harus tahu apa yang telah dimaafkan.” Aaron menunduk. “Dimaafkan… bukan dilupakan?” “Lupa adalah bentuk pelarian,” suara itu menjawab dari dalam dadanya. “Maaf adalah bentuk pemahaman.” Ilham mendekat, rambutnya basah oleh hujan ingatan. “Kalau begitu, biarkan kita basah oleh pemahaman.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai pelan-pelan melupakan
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

“Kalau misalnya nanti aku mengalami hal yang sama, harus berpisah sama seseorang yang aku sayang… apa aku juga harus belajar melupakan?” Nayla menatap wajah putrinya yang polos tapi sudah matang oleh pengalaman hidup. Ia berpikir sejenak sebelum menjawab, memilih kata dengan hati-hati. “Bukan melupakan, Harra,” ucapnya pelan. “Tapi mengizinkan.” “Ngizinin?”
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai pelan-pelan melupakan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status