Bulu Perindu
Perlahan Andra mengembalikan arah duduknya, meraih lipatan kertas putih dan meletakkan di atas telapak tangan David.
“Jangan sampai ada orang lain yang tahu, janji?” Mata Andra menatap tajam David, seolah menghardik. David mengangguk, kemudian mengacungkan dua jari tangan kanannya.
“Apa ini?” tanya David setelah membuka lipatan kertas putih milik Andra. Hanya ada dua helai benda seperti rambut lurus berwarna hitam pekat.
“Bulu Perindu,” jawab Andra mantap.
Hot Chapters