Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rondo Ayu Milik Mas Bule

Rondo Ayu Milik Mas Bule

Alexei pun menyahut Alexei menjengit menahan sesuatu yang menguar bebas memasuki hidungnya, ia mengkerutkan dahi kala mencium aroma busuk dari tubuh mereka. Tiba-tiba perutnya bergejolak, sesuatu tengah menghantam organ-organ didalam dada untuk segera ia lepaskan. Alexei menoleh sekilas ke belakang menatap Assisten Harlan dan kembali lagi ke depan. melangkah lebar sembari menahan sesuatu yang hampir mencapai tenggorokannya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Legenda Sang Immortal

Legenda Sang Immortal

Itu bukanlah pena bulu biasa. Fang Han bisa merasakan aura ganas yang keluar dari pena bulu tersebut, seolah ada jiwa monster kuno yang sengaja ditekan. “Pembudidaya jimat ini benar-benar tidak sederhana. Orang ini bisa bersembunyi dengan sangat baik.” Fang Han mendekatkan bibir ke telinga Su Li Xiu dan memperingatkan untuk lebih berhati-hati. “Pena bulu itu kemungkinan besar berasal dari Raja Binatang Buas—burung yang sangat mendominasi.”
9.230.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 799 kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Terbangun Di Dalam Tubuh Antagonis Pemalas

Terbangun Di Dalam Tubuh Antagonis Pemalas

"Baik Yang Mulia!" 'Quill, tinta? Apa Pena dari bulu angsa kayak di film dokumenter? Ah ya di novel nggak dijelasin pake alat apa mereka menulisnya sih,' batin Ariana. Gadis itu menganguk-angguk, berusaha menenangkan dirinya yang sudah gelisah tidak karuan. Dalam sekejap mata tiga benda yang diinginkan Ariana pun muncul.
304 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Tawanan Pria Setengah Dewa

Tawanan Pria Setengah Dewa

Bibir Anna mencibir, lalu manik matanya kembali menemukan sesuatu yang lain. “Astaga, bulunya cantik sekali. Dapat dari mana?” Seketika Anna merenggut pen yang Pandora gunakan untuk memperhatikan lebih dekat bulu hitam keabuan yang melekat di penutup belakang. Bulu dari ujung ketemu ujung hanya diikat dengan benang agar menyatu dengan pulpen yang dia punya. Pandora mengatakan sedikit dari mana dia menemukan bulu langka itu, tetapi respons Anna sungguh luar biasa tak mengherankan.
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Jadi Istri Kedua Bosku Sendiri?

Jadi Istri Kedua Bosku Sendiri?

“Hah? Hutan? Hutan apa? Saya mana punya hutan!” “Ini ya? Saya kasih clue..,” “Mbak, kenapa malah mau main tebak-tebakan sih sama saya?” Danika sedikit mulai frustasi. “Pokoknya Mbak harus fokus dengan clue yang saya kasih!” Danika menghela nafas dan menepuk keningnya “Astaga, Mbak!” “Hutan ini ibaratkan sebuah bulu. Bulu ini tumbuh di bawah lengan. Nah, apa nama sesuatu yang di bawah lengan itu?”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

“Lihat garis-garis di bawah ini. Rin, kamu pakai pena apa untuk gambar tekniknya?” “Pena Micron.” “Sepertinya ini waterproof.” Rhea lalu memberi isyarat kepada seorang pelayan. “Bisa saya minta air hangat? Oh! Dan serbet.” Sementara Rhea sibuk mengikis krayon dengan ujung tumpul pisau lipatnya, keheningan yang canggung menyelimuti meja. Lila menoleh ke arah Rinjani. “Bagaimana Aruna?”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Senõrita Sang Vampir Mafia

Senõrita Sang Vampir Mafia

Ia merabanya di antara jari-jarinya, mengamati dengan saksama. Selenia menahan napas. Setelah beberapa detik yang terasa seperti selamanya, pria tua itu mendengus kagum. "Luar biasa! Teksturnya halus dan ringan… Kau benar, ini bulu rubah putih yang sangat berkualitas!" Selenia hanya tersenyum tipis, menekan rasa bersalahnya. "Berapa kau menjualnya?" "Sepantasnya saja," jawab Selenia, menundukkan kepala dengan sikap rendah hati.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Pesona Om Bule

Pesona Om Bule

"Kalo belum kesini artinya belum ngebakso.' Aku setuju karena bakso di sini memang porsinya banyak dan harganya lebih murah daripada bakso yang berada di dalam mall. "Mel, lo kuat banget. Kalo gue jadi lo, gue pasti mewek mulu." "Hidup gue kalo dibawa mewek mulu gak bakal jalan, gak menghasilkan cuan. Yang bisa gue lakuin cuma fight ... fight ... fight!"
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Elegan, berkelas, dan penuh karakter seperti dirinya. Akhirnya, dia memilih sebuah pena yang harganya masih dalam batas kemampuannya. Pulpen itu berwarna hitam dan ujungnya berwarna perak. Klasik dan berwibawa. Menjelang sore, Rexa mengirim pesan. [ Kapan pulang? ] [ Arlina: Habis belanja di supermarket, langsung pulang. ] [ Rexa: Makan malam di rumah? ]
9.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45.3K kali sebagai pena bulu
Tampilkan Ulasan (196)
Baca
+Pustaka
Fensi Kiswardani
untuk pembelian koin 16 rb. isi 20 rb, trnyta blm bs beli. cobak isi tmbh 5 rb. pas pmbelian koin trnyta berhasil. n iseng ngecek saldo, berapa yg kepotong...pkir kisaran 16 rb skian lah...eh kaget dong, sisanya cmn 4 rb skian. berarti harga koin ny bkn 16 rb, tp 21 rb. gila...parah bgt dah. ga lagi
Hafidzah Talita Azzahra
penulisannya sangat bagus, detail dan lengkap, cerita nya sungguh menarik, bikin penasaran sama kelanjutan nya dan banyak pengetahuan yang belum saya ketahui di dalam nya! cocok dengan tema dan genre nya, alur nya panjang tetapi tidak bikin bosan di baca berulang, novel the best yg saya baca thn ini
Baca Semua Ulasan
Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Bulu itu memiliki warna unik berupa biru tua keunguan, kuning keemasan, dan hijau zamrud. “Aku sempat memeriksa pangkal panah yang digunakan untuk membunuh penyerang yang mengejar kami. Bulu seperti ini tidak berasal dari Beiyan maupun Xiluo,” jelas Jiang. Ye Zijun menerima bulu itu dengan hati-hati. Begitu dilihat dengan sekilas, ia mengangguk mantap. “Bulu panah ini memang sangat khas. Dan memang benar, burung ini hanya hidup di hutan selatan Yan.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai pena bulu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status