Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Ayumi dan Arkan adalah teman sekelas, mereka menjalin hubungan ketika duduk di bangku SMA. Perpisahan keduanya tak berjalan baik hari itu, Ayumi hanya meninggalkan secarik kertas tanpa penjelasan. Hal itu membuat Arkan membencinya. Dibalik sikapnya yang tak acuh, ternyata Ayumi menyimpan banyak kekecewaan. Bibi yang selama ini merawatnya jatuh sakit. Ayumi tidak memiliki uang, dengan terpaksa biaya kuliah yang selama ini ia kumpulkan digunakan untuk membayar tagihan rumah sakit. Setahun berlalu, Ayumi masih mendambakan kehidupan layaknya teman-teman sebaya. Dengan segala upaya ia bekerja lebih keras, merantau ke pusat kota untuk menghasilkan uang. Ia mengantarkan berbagai hidangan ke mej
1.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
Romantic Purple

Romantic Purple

Rian menjalani tahun terakhir SMA seperti kebanyakan hari-hari sebelumnya: tenang, teratur, dan tanpa keinginan untuk menonjol. Ia dikenal sebagai siswa yang bisa diandalkan, cukup pintar, dan jarang membuat masalah. Di antara hiruk-pikuk sekolah, pertemanan, tugas akhir, dan obrolan tentang masa depan, Rian selalu merasa aman berada di jarak yang tidak terlalu dekat dengan siapa pun. Sampai suatu sore, di depan warung langganan tempat ia biasa singgah, ia melihat seorang siswi berjalan sendirian. Tidak ada yang istimewa. Hanya langkah yang tenang, wajah yang biasa saja, dan sikap yang seolah tidak peduli pada dunia di sekitarnya. Namun sejak saat itu, ritme hidup Rian mulai berubah ol
292 viewsCompletedAdded to Library 7 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
Kesandung Cinta Si Ulat Buku

Kesandung Cinta Si Ulat Buku

mereka sering mengira Kota itu ramai. Tapi pada kenyataannya Kota itu tak pernah benar-benar ramai, bagi Vania rumah Vania selalu terasa lebih sunyi daripada jalanan di luar sana. Rumah dua lantai dengan pagar hitam tinggi itu berdiri megah, tetapi tak pernah terasa hangat. Dindingnya kokoh, lampunya terang, namun percakapan di dalamnya selalu singkat dan seperlunya. Vania tumbuh di antara jadwal rapat dan dering telepon papahnya yang tak pernah berhenti. Pria itu selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang ketika malam hampir habis. Jas kerjanya rapi, wajahnya tegas, tetapi waktunya tak pernah cukup untuk duduk sebentar dan mendengarkan cerita putrinya. Di meja makan yang panja
336 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as perpustakaan uns
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status