Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku
"Namun, mereka lupa bahwa akademi ini dibangun di atas fondasi rahasia yang bahkan Kekaisaran pun takut untuk menyentuhnya. Celi, posisi baru yang kau pegang sebagai Evaluator Utama bukan sekadar gelar. Itu adalah tanggung jawab untuk menjaga pintu yang seharusnya tetap tertutup."
Mereka berhenti di depan sebuah pintu perunggu raksasa yang tidak memiliki lubang kunci. Di permukaannya, terukir relief sulur-sulur tanaman yang melilit sebuah bola dunia yang retak.
"Selamat datang di Perpustakaan Terlarang." bisik Julian. Ia meletakkan telapak tangannya di tengah relief tersebut. Sesaat, cahaya keemasan merambat dari nadinya ke arah pintu, sebuah verifikasi darah bangsawan terpilih yang memicu m