Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Babysitter Biasa

Bukan Babysitter Biasa

Aira yang seorang babysitter bagai dapat durian runtuh saat tahu dirinya ditawari buat menikah dengan ayah dari anak yang diasuhnya. Xabiru Angkasa, nama yang aneh dan unik bagi Aira. Seunik orangnya. Dingin bagaikan kulkas seratus pintu. Belum lagi suka marah-marah tidak jelas dan bicaranya irit. Untung ganteng, jadi semua kekurangannya tertutupi. Lalu mampukah ia bertahan dengan laki-laki yang ternyata telah memilih wanita lain untuk jadi teman hidupnya? Dan bagaimana nasib Aira selanjutnya?
928.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 946 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Nikah Kontrak Ketika Hamil

Nikah Kontrak Ketika Hamil

Suara ketukan pintu yang tiada henti berbunyi membuat seorang wanita dengan daster dan rambut acak-acakan itu terpaksa membukanya, namun saat iris coklat itu menangkap sosok lelaki dengan stelan jas hitam, dan tentu saja mata itu semakin membulat kala melihat lekuk wajah yang membuat ia kembali mengingat kejadian malam itu. Mlathi kembali menutup pintu dengan cepat, sebisa mungkin agar lelaki brengsek itu tidak bisa masuk. Namun, wanita dengan kondisi yang sudah mengenaskan itu ternyata kalah cepat. Eric yang tentu memiliki tenaga yang lebih besar, hingga bisa menahan pintu itu agar tidak tertutup. "Hey, aku hanya ingin berbicara padamu mengenai malam itu," sahut Eric sembari terus berusaha menahan pintu berwarna coklat yang telah mulai lapuk. "Tidak ada yang perlu dibicarakan! Aku hanya ingin kau pergi dan jangan ganggu hidupku!" teriak Mlathi terisak. "Tidak bisa! Aku tidak bisa tenang jika aku belum melihat keadaanmu!" ucap Eric keras kepala dan tidak menyerah sebelum ia berbicara empat mata dengan wanita itu. "Kau-" Mlathi menghentikan ucapannya saat ia merasa mual pada perutnya. Tanpa berfikir panjang lagi ia segera pergi ke kamar mandi dan tidak lagi peduli dengan keberadaan Eric. Eric sedikit terkejut ketika melihat apa yang terjadi di depannya, takut jika apa yang ia pikirkan itu terjadi. Dengan perasaan tidak menentu, lelaki dengan rahang tegas itu segera melangkahkan kakinya lebar untuk melihat kondisi wanita yang mampu membuat ia beberapa hari ini tidak bisa tidur dengan tenang. "Apa kau hamil?"
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Dia Menjadi Gila Setelah Mengurungku di Gudang Pendingin

Cinta pertama William Yuardi tidak sengaja terkunci dalam kantor. Demi menghukumku, dia mengurungku ke dalam gudang pendingin untuk mengintrospeksi diri. “Kamu juga harus rasakan penderitaan yang dialami Nelly. Dengan begitu, kamu baru bisa jera!” William hanya memberiku semangkuk air sebelum mengunciku di dalam. Namun, dia tidak tahu bahwa gudang pendingin yang sudah tidak dipakai ini tiba-tiba menyala setelah dia pergi. Aku yang kedinginan di dalam tidak berhenti meminta tolong. Baik di pintu maupun di dinding, terdapat bekas darah dari jariku. Tujuh hari kemudian, William ingin aku meminta maaf dan membuka pintu gudang pendingin ini. Namun, yang dia temukan hanyalah seonggok mayat yang sudah beku.
36.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 981 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Siasat Cantik Sang Perawat

Siasat Cantik Sang Perawat

Saat menjalani pengangkatan kulit area khusus, aku tidak sengaja memamerkan bagian vitalku. Sejak itu, makin banyak perawat yang melirik ke arahku secara diam-diam. Namun, belum pernah ada yang seberani dia, mengetuk pintu bangsalku saat larut malam.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
KESEPIAN ABADI

KESEPIAN ABADI

Iya_Angelya
Suara tangisan itu menyakitkan gendang telingaku, kupejamkan mata dan menutup telingaku erat-erat, samar-samar aku mendengar dia menghentikan tangisannya. Aku mencoba merayap dan meraba dinding kusam itu, mencoba mengintip. Kenapa setiap aku menangis dibalik bilik ini dia selalu mengikutiku? Seolah-olah ingin mengatakan kepadaku, bahwa aku tidak pernah sendirian menangis di bilik ini. Kali ini aku memberanikan diri untuk mengetuk pintu disebalah bilik yang selalu kujadikan tempat bersembunyi ini. Kreeeekk.... Suara kayu dari pintu yang sudah lapuk itu membuat bulu kudukku meremang. Sosok itu membuat airmataku kering menatapnya, tubuhku kaku seolah-olah darah tidak mengalir ditubuhku,sosok perempuan yang meringkuk itu menghentikan tangisannya, mendongak menatapku, walaupun diam tetapi aku bisa merasakan sesuatu yang menakutkan, seragamnya sangat lusuh, kulit putihnya seperti menahan dingin, mata itu kosong dan terus menatapku, seolah-olah dia tidak menerima kehadiranku didalam bilik kumuh ini.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan yang dijalani Aisyah bukan membawa kebahagiaan, melainkan luka. Ia menikah karena perjodohan antara keluarganya dan keluarga suami. mertuanya tidak menyukainya, suaminya terus menyakitinya, sementara ayah mertuanya yang dulu selalu membela kini lumpuh akibat hipertensi. Ketika Aisyah mulai percaya bahwa hidupnya bisa membaik, sesuatu yang tidak pernah ia duga justru datang mengetuk pintu takdirnya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Angkasa

Angkasa

Hikmdr
Ini bukan cerita badboy atau badgirl. Hanya mengisahkan tentang Angkasa yang bersahabat dengan Bintang. Sampai suatu yari Angkasa putus dengan Bela karena kedekatannya dengan Bintang seperti amplopnya perangko, lengket kemana pun Angkasa pergi pasti ada Bintang. Persahabatan mereka tidaklah semulus jalan raya, ada saja bebatuan yang menjadi penghalang. Dari teror, sampai kasus penculikan Bintang membuat Angkasa berjuang mencari sahabat masa kecilnya itu. Bagaimana kelanjutan Angkasa berjuang? Atau hatinya akan jatuh cinta pada Bintang sahabatnya sendiri?
84.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Touch Your Heart

Touch Your Heart

Agnisri
Dua kali mengalami patah hati membuat Ran memutuskan untuk mengunci rapat-rapat seluruh pintu hatinya. Ia tidak ingin mengalami sakit yang sama untuk kali ketiga. Namun, apakah ia bisa mempertahankan keyakinannya untuk tidak jatuh cinta lagi? Apakah mungkin tidak ada yang bisa menyentuh hatinya lagi? Kenyataan membuat Ran tidak bisa menghindar. Takdir cinta sudah ditetapkan oleh semesta. Bagaimanapun ia mengunci rapat hatinya, pasti ada yang bisa menyentuh hingga ia merasakan lagi bagaimana cinta membuat jantungnya berdebar.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pintu kulkas tidak lengket
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1112131415
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status