Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takdir Kita Tak Pernah Terhubung

Takdir Kita Tak Pernah Terhubung

Suami aku dan aku adalah dua orang yang paling saling membenci di dunia ini. Dia membenci aku karena aku telah memisahkannya dari wanita yang dia cintai. Dan aku membenci dia karena hatinya selalu terisi oleh wanita lain itu. Selama delapan tahun pernikahan, kata-kata yang paling sering kami ucapkan satu sama lain bukanlah cinta, bukan pula kewajiban, melainkan kutukan dan makian. Namun, pada hari ketika kota hancur, segalanya berubah. Panji-panji musuh telah tampak jelas di balik gerbang yang hampir runtuh. Ia melaju ke depan dan menghalangi jalur, menempatkan tubuhnya di antara musuh dan jalan pelarian aku. “Tetaplah hidup.” Dia berkata dengan pelan. Lalu ia mengangkat pedangnya dan tak menoleh ke belakang. Panah-panah datang seperti hujan deras. Ketika anak-anak panah itu menembus tubuhnya, ia menoleh sekali, hanya sekali…. Setelah itu, tubuhnya tetap berdiri menghalangi jalan. tidak ada satu pun musuh yang berhasil melewatinya. “Jika ada kehidupan lain … semoga Yang Mulia memberikan belas kasihan agar aku bisa menjadi miliknya.” Malam itu, kota hancur lebur. Penduduknya tewas atau melarikan diri. Aku memanjat menara tertinggi di istana. Dan aku melompat. Saat aku membuka mata kembali, hal pertama yang aku lakukan adalah menemui raja. “Kerajaan-kerajaan di utara membutuhkan pengantin dari keluarga kerajaan,” kata aku. “Aku yang akan pergi.” Dalam kehidupan ini, akulah yang akan melewati perbatasan. Di kehidupan sebelumnya, ia mati dengan keyakinan bahwa ia telah mengecewakan wanita itu. Kali ini, aku tidak akan membiarkan penyesalan itu terulang kembali. Aku akan menerima perkawinan yang seharusnya ditujukan untuk wanita itu. Aku akan mengenakan mahkota yang seharusnya mengasingkannya. Aku pun akan menjalani masa depan yang seharusnya tidak wanita itu tanggung. Biarkan cintaku tinggal di sini. Biarkan ia melindungi wanita itu. Biarkan ia menjalani hidupnya dengan keyakinan bahwa, pada akhirnya, ia telah menepati janjinya.
Short Story · Romansa
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Suamiku Menuduhku Selingkuh

Suamiku Menuduhku Selingkuh

Aku baru saja duduk dan bersulang dengan temanku, tiba-tiba meja di depan kami dihantam hingga terbalik. Segerombolan orang mengelilingi kami sambil membawa ponsel, menunjuk-nunjuk dan berkomentar sinis. "Dasar nggak tahu malu, suaminya bekerja keras di rumah, kamu malah bersenang-senang di luar?" "Dasar pelakor! Kami harus menghajarmu hari ini!" "Masih melotot? Mau menakut-nakuti siapa? Hancurkan saja semuanya! KIta harus membela keadilan!" Segerombolan orang itu seperti orang gila, menghancurkan semua yang bisa dihancurkan. Bahkan ada yang mengambil kursi dan memukul kepala temanku hingga berdarah. Aku melindungi temanku di belakang, mengambil ponsel untuk menghubungi polisi dan memberitahu pengacaraku. "Kalau Ben mau main kasar, langsung urus saja proses cerainya. Jangan biarkan dia dapat sepeser pun."
Short Story · Romansa
7.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Mencintai Dalam Luka

Mencintai Dalam Luka

Orang-orang bilang aku sudah menemani Clayton selama lima tahun dan mencintainya dengan sangat dalam. Di tepi bendungan, dia melempar tasku ke dalam air dengan santai . Sambil bercanda dia berkata, "Kalau Vanessa berani melompat dan mengambilkan tas itu untukku, aku akan memberinya status." Dia tidak menyangka, aku benar-benar melompat ke air. Saat itu, matanya menunjukkan kepanikan yang jarang terlihat dalam sekejap. Setelah itu, aku berenang kembali ke tepi bendungan. Pahaku penuh darah dan di telapak tanganku ada gelang yang patah. Gelang itu adalah pemberian dari Clayton ....
Short Story · Romansa
7.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Saat usia kehamilanku sembilan bulan, aku sudah ada di penghujung masa kehamilan, tubuhku terasa berat dengan bayi yang bisa lahir kapan saja. Tapi suamiku, Alexander Santoso, wakil kepala keluarga, justru mengurungku. Dia menahanku di sebuah ruang medis bawah tanah yang dingin dan steril, lalu menyuntikkan obat penahan kontraksi. Saat aku berteriak kesakitan, dia menatapku dengan dingin dan berkata aku harus menahannya. Karena pada saat yang sama, istri almarhum kakaknya, Elisa juga diperkirakan akan melahirkan. Sebuah sumpah darah yang pernah dia buat dengan mendiang kakaknya menyatakan bahwa anak laki-laki sulung akan mewarisi wilayah keluarga di Teluk Barat Jaya yang begitu menguntungkan. "Warisan itu milik anak Elisa," katanya. "Davin sudah tiada, dia benar-benar sendirian dan tak punya apa-apa. Seluruh cintaku tetap untukmu, Alana. Aku hanya butuh dia melahirkan dengan selamat. Setelah itu, barulah giliranmu." Obat itu membuat tubuhku terus-menerus tersiksa. Aku memohon padanya untuk membawaku ke rumah sakit. Dia justru mencekik leherku, memaksaku menatap mata dinginnya. "Berhenti berpura-pura! Aku tahu kau baik-baik saja. Kau cuma berusaha merebut warisan itu." "Untuk mendahului Elisa, kau rela melakukan apa saja." Wajahku pucat, tubuhku bergetar hebat. Dengan sisa tenaga, aku berbisik lirih, "Bayinya akan lahir... aku tidak peduli soal warisan. Aku hanya mencintaimu, dan aku ingin anak kita lahir dengan selamat!" Dia mencibir. "Kalau kau memang sesuci itu, kalau kau benar mencintaiku, kau tak akan pernah memaksa Elisa menandatangani perjanjian pranikah yang membuat anaknya kehilangan hak warisan." "Jangan khawatir, aku akan kembali padamu setelah dia melahirkan. Bagaimanapun, kau mengandung darah dagingku." Sepanjang malam, dia berjaga di depan ruang bersalin Elisa. Baru setelah melihat bayi itu di pelukan Elisa, dia teringat padaku. Dia akhirnya menyuruh tangan kanannya, Raka untuk membebaskanku. Tapi ketika Raka menelepon, suaranya gemetar. "Bos... nyonya dan bayinya... mereka sudah tidak ada." Di saat itu juga, Alexander hancur.
Short Story · Mafia
56.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

Perempuan simpanan Ervando sedang merajuk lagi. Ervando menyerahkan Surat Perjanjian Cerai padaku. "Tandatangani saja, cuma formalitas untuk menenangkan cewek itu." Aku mencengkeram ujung rokku erat-erat, mengangguk. Dengan tenang aku menandatangani namaku. Saat pergi, aku mendengar teman-temannya bercanda, "Dia ini sungguh penurut, ya? Jangan-jangan kalau kamu suruh dia ambil akta cerai pun, dia bakal diam saja tanpa protes?" Ervando dengan senang hati menyalakan sebatang rokok. "Mau bertaruh?" Mereka bertaruh bahwa sebulan kemudian di kantor catatan sipil, aku akan menangis tersedu-sedu, tetapi tetap patuh, tanpa keluhan menukar akta nikah dengan akta cerai. Aku menggenggam ponselku, tidak bersuara. Hanya membalas pesan yang baru saja masuk: [Kalau begitu, kamu menikah saja denganku, apa nggak bisa?] [Bisa.]
Short Story · Romansa
4.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta yang Melintasi Waktu

Cinta yang Melintasi Waktu

Setelah kematian cinta pertamanya, Atmaja membenciku selama sepuluh tahun. Aku berusaha menyenangkannya dengan segala cara, tetapi dia hanya mencibir, "Kalau kamu benar-benar mau menyenangkanku, lebih baik kamu mati saja." Hatiku terasa sakit. Akan tetapi, ketika balok rumah yang terbakar jatuh menimpaku, dia malah meninggal demi menyelamatkanku. Sebelum meninggal, dia berbaring dalam pelukanku, lalu menggunakan sisa tenaganya untuk menepis tanganku. "Lestari, alangkah baiknya apabila aku tidak bertemu denganmu di kehidupan ini ...." Di upacara pemakaman, orang tua Atmaja menangis tersedu-sedu. "Atmaja, ini salah Ibu. Ibu tidak seharusnya memaksamu menikahinya. Kalau dulu aku kabulkan keinginanmu dan membiarkanmu menikahi Intan, apakah akhir hari ini akan berbeda?" Ayahnya Atmaja memelototiku dengan penuh kebencian. "Atmaja sudah selamatkan kamu tiga kali, kenapa kamu hanya bawakan bencana baginya? Kenapa bukan kamu yang meninggal?" Semua orang merasa menyesal karena Atmaja menikahiku, termasuk aku sendiri. Akhirnya, aku melompat dari Menara Bintang dan kembali ke sepuluh tahun yang lalu. Kali ini, aku memutuskan untuk mengakhiri seluruh ikatanku dengan Atmaja dan mengabulkan keinginan semua orang.
Short Story · Romansa
7.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Karena bisa melihat hitungan mundur kematian di atas kepala orang-orang terdekat, sejak kecil aku dianggap sebagai pembawa sial oleh keluargaku. Aku pernah menyebutkan waktu kematian kakek, ayah dan ibu. Mereka semua meninggal dalam waktu satu hari karena berbagai kecelakaan. Ketiga kakak laki-lakiku percaya itu adalah kutukanku yang membunuh mereka, sehingga mereka semua sangat membenciku. Sementara adik perempuanku yang lahir melalui proses persalinan yang sulit dan menyebabkan ibu meninggal, justru tumbuh besar dengan penuh kasih sayang. Kakak-kakakku berkata bahwa adikku adalah pembawa keberuntungan. Sejak dia lahir, kehidupan keluarga kami menjadi lancar dan bahagia. Tapi bukankah ibu meninggal karena melahirkan dia? Di hari ulang tahunku yang kedelapan belas, aku melihat hitungan mundur kematianku sendiri melalui cermin. Aku membeli sebuah kotak abu yang kusukai untuk diriku sendiri. Kemudian, aku memasak banyak hidangan yang memenuhi meja makan, berharap bisa makan malam terakhir bersama kakak-kakakku. Namun, hingga hitungan mundur itu berakhir, aku tidak melihat satu pun dari mereka datang ...
Short Story · Realistis
4.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Antara Aku dan Cinta Pertamanya

Antara Aku dan Cinta Pertamanya

Saat hamil sembilan bulan, aku disandera di atap gedung oleh mantan rekan yang dendam karena posisinya digantikan oleh suamiku. Dia menusukku puluhan kali. Sebagai seorang kepala tim penyelamat, suamiku malah mengerahkan semua orang untuk menghentikan cinta pertamanya yang sedang depresi agar tidak membakar diri di rumah kontrakannya. Aku tidak memohonnya datang menyelamatkanku. Di kehidupan sebelumnya, aku menelepon dan memohonnya datang menyelamatkanku. Dia pun meninggalkan cinta pertamanya demi diriku. Aku dan bayiku selamat, tapi cinta pertamanya justru tewas terbakar di dalam rumah itu. Suamiku memang kelihatannya tak menyalahkanku, dia bahkan memesankan ruang bersalin VIP untukku. Namun, di hari aku melahirkan, dia malah mengikatku, lalu menusukku dan bayi kami belasan kali! “Kamu bersekongkol dengan dia untuk menipuku hari itu, ‘kan? Luka tusukanmu nggak parah sama sekali waktu itu! Kamu nggak mungkin mati!” “Kalau kamu begitu suka ditusuk, biar aku kabulkan sekarang!” Saat membuka mata kembali, aku pun kembali ke hari di saat disandera. Kali ini, aku bakal membiarkan dia menyelamatkan cinta pertamanya.
Short Story · Reinkarnasi
15.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Prahara Uang Kompensasi

Prahara Uang Kompensasi

Indra Djatmoko tergoda oleh Ceani Janeta, seorang janda yang tinggal di lantai bawah. Itu karena Ceani bisa membuatkan sarapan spesial untuknya, tidak peduli kalau dia berjalan membungkuk dan makan mengecap. Dia berkata, "Wanita di rumahku seperti robot, rasanya seperti dapat tugas kalau dekat-dekat dengannya." "Nggak seperti Ceani. Dia pengertian dan membuatku hidup seperti manusia." Dia bahkan iri pada suami Ceani yang sudah meninggal, merasa suaminya beruntung karena bisa menikah dengannya. Aku pun memutuskan untuk mengabulkan keinginannya. Kalau sampai terlambat, aku khawatir dia akan tersadar.
Short Story · Romansa
7.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Melarikan Diri Dari Dekapan Neraka

Melarikan Diri Dari Dekapan Neraka

Saat aku berusia 10 tahun, aku ditolong oleh Ryder. Ryder bilang akan melindungiku untuk selamanya. Pada usia 15 tahun, aku mengenal Wayne. Wayne juga berjanji akan melindungiku untuk seumur hidup. Namun, saat aku berusia 23 tahun, mereka yang berjanji itu malah melemparku ke laut demi cinta pertama mereka.
Short Story · Romansa
3.6K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
2829303132
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status